wisata sejarah

Bersantai di Pojok Kopi Dusun Setelah Berkeliling Candi Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi adalah wisata yang khas dan warganya pun kreatif hadirkan wisata alternatif.

Bersantai di Pojok Kopi Dusun Setelah Berkeliling Candi Muaro Jambi
Jaka HB
Selain tempat nongkrong, pengunjung juga dapat menyewa properti yang ada untuk berfoto ria di Pojok Kopi Dusun. 

Aroma tanah basah dan kayu merebak di Pojok Kopi Dusun. Tempat Nyai Fatimah (65) mengolah kopi robusta bubuk dalam gelas keramik dan menuangkan air panas dari teko blirik hijau putih. Tempat Nyai Fatimah ini berbentuk pondok kebun yang berlantai dua. Etalase teko, gelas dan peralatan untuk membuat minum di lantai bawah. Sedangkan di atas untuk istirahat, berfoto atau salat. Tapi biasanya salat di musala yang lebih luas di sampingnya.

Subrata yang merupakan pegiat wisata sekaligus pemilik Pojok Kopi Dusun dan anak dari Nyai Fatimah ini mengatakan tempat ini punya konsep tersendiri. “Ya kalau ada gathering, atau becak motor membawa penumpangnya boleh mampir di sini dan membuat kopi sendiri,” kata Brata.

Dia mengatakan Pojok Kopi Dusun baru menyediakan kopi robusta. “Nanti menyusul ada liberika dan arabika. Cuma lidah kita orang Sumatera ini kan terbiasa dengan kopi robusta,” katanya.

Dia mengatakan memang mengambil konsep pondok kebun. “Selain itu karena ada kata ‘dusun’ yang lebih tua dari desa atau kampung, maka dibikinlah pojok kopi dusun,” katanya.

Dia mengatakan selain untuk tempat ngopi, di samping pondok juga akan didirikan perpustakaan. “Jadi mampir ke sini tidak Cuma selfie-selfie dan ngopi, tapi bisa juga menambah wawasan nantinya,” sambil menunjuk bangunan kayu yang  belum jadi di samping pondok.

Ferdiansyah salah seorang dosen dari Universitas Sriwijaya yang juga mampir di sana tertarik dengan konsep ini. “Nanti rencananya mau ajak anak istri liburan ke sini,” ungkapnya.

Selain Ferdi ada pula Bagus. “Kalau aku mau ajak bapakku ke sini,”katanya kemudian menyeruput kopi dari cangkir keramik. Dia mengatakan bapaknya suka yang seperti ini. Suasana santai dan bersahaja.

Pojok Kopi Dusun ini terletak di Desa Muara Jambi Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Bagi yang ingin berkunjung untuk bersantai menikmati suasana perkampungan, mampir kemari mungkin memberi makna masing-masing pengunjung.

Pengunjung bisa juga menikmati kopi robusta dengan tambahan gula pasir atau gula aren. Satu gelasnya cukup Rp 10.000.

Selain itu ada beberapa ornamen seperti penutup kepala untuk petani perempuan yang akan pergi ke sawah, ambung-ambung dan caping untuk dipakai berfoto. Pengunjung cukup bayar 10 ribu tiap orang yang ingin menggunakan properti untuk foto selfie atau foto bersama keluarga.

Tempat ini cocok untuk istirahat setelah berkeliling di Candi Muaro Jambi dan jika ingin salat, Brata menyediakan musala yang cukup lapang.

Arahnya dari komplek candi tinggi ke arah candi kembar batu. Jaraknya kurang lebih 300 meter. Bila ingin cepat sampai bisa menyewa sepeda di lokasi.(Jaka HB)

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved