Kuliner

Bisa Tanya Minuman Di Luar Menu di Pagi Kopi

Kedai Kopi Pagi Kopi punya menu di luar menu yang juga menyenangkan untuk menghilangkan dahaga atau pun menjadi teman bercerita.

Bisa Tanya Minuman Di Luar Menu di Pagi Kopi - kedai-pagi-kopi.jpg
Jaka HB
Kedai Kopi Pagi Kopi berikan kesegaran melalui minuman olahan kopinya.
Bisa Tanya Minuman Di Luar Menu di Pagi Kopi - hilman-pemilik-kedai-pagi-kopi-melayani-langsung-pelanggannya.jpg
Jaka HB
Hilman yang kerap disapa Ucek selaku pemilik Kedai Pagi Kopi melayani langsung pelanggannya di kedai pertama yang berlokasi di Cempaka Putih.
Bisa Tanya Minuman Di Luar Menu di Pagi Kopi - kedai-pagi-kopi-di-cempaka-putih.jpg
Jaka HB
Kedai Pagi Kopi yang terletak di Cempaka Putih buka sejak pagi menjelang siang.

Ingatan Hilman yang kerap disapa Ucek kembali ke tahun 2017. Waktu itu dia sedang sering-seringnya mampir ngopi di Koffiekopi, sebuah kedai kopi bilangan karya Kecamatan Telanaipura. Suasana yang akrab dan menu kopi spesialti membuatnya jatuh cinta dengan kopi.

Menjelang akhir 2017 Koffiekopi memutuskan untuk tutup sementara. Ucek mendengar si pemilik akan menjual beberapa barangnya untuk berlibur ke Bali. Tanpa banyak tanya Ucek langsung beli.

Lantas dia berinisiatif membuka kedai yang awal mulanya bernama Crave on Coffee. Cangkir kopi pertama dihidangkannya pada 12 Agustus 2017. Semenjak itu Crave on Coffee terus bertransformasi hingga pada awal 2018 berubah nama menjadi Pagi Kopi.

Konsep awalnya adalah kedai buka pagi dan menyediakan menu kopi untuk take away atau dibawa pulang. Namun beberapa pengunjungnya memang lebih senang nongkrong dan berbincang di barnya.

“Awalnya buka pagi memang, tapi pagi ternyata masih belum ramai waktu itu. Jadi ya buka siang sampai malam,” katanya.

Menunya pun bermacam-macam. Ada kopi susu dengan kental manis atau dengan gula merah. Bisa es atau hangat. Coffee Latte, kopi tubruk, v60 dan juga ada teh. Nama menunya pun termasuk unik seperti kopi segar atau kopi pagi, kopi siang dan ada pula minuman seperti semangka dicampur soda. 

Ucek mengatakan dirinya sering bereksperimen membuat menu di luar daftar yang sudah ada. “Jadi kalau ke sini bisa tanya, ada yang baru nggak atau ada menu lain nggak, kalau ada langsung dibilang apa saja yang ada,” kata Ucek.

Ucek mengatakan dirinya juga menggunakan es batu buatan sendiri. “Kita menggunakan air yang sudah dimasak lalu disimpan di freezer sendiri. Sengaja bikin kotak-kotak gitu bentuknya,” kata Ucek.

Harga minuman di Pagi Kopi pun tergolong murah. Rentang Rp15.000 sampai Rp20.000.

Selain itu Ucek juga menjual teh artisan mulai dari camomile dan beberapa jenis lainnya. Ada pula kopi spesialti yang sachet dan bisa langsung diseduh.

Pagi Kopi yag ditunggui Ucek ini beralamat di Jalan H Moh Bafadhal Cempaka Putih Nomor 17 Kota Jambi.

Selain yang di area cempaka putih Pagi Kopi juga punya cabang di kawasan Telanaipura. Alamatnya di kawasan Sungai Putri Kecamatan Telanaipura Kota Baru. Tepatnya di tak jauh di seberang Wong Solo atau Barber Eng.

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved