sejarah

Melihat Bukti Sejarah di Museum Candi Muara Jambi

Wisata sejarah di Candi Muara Jambi tak lengkap bila tak mengunjungi museumnya atau gedung koleksi artefak percandian.

Melihat Bukti Sejarah di Museum Candi Muara Jambi - pengunjung-museum-candi-muara-jambi-memotret-koleksi.jpg
Jaka HB
Pengunjung Gedung Koleksi atau Museum Candi Muara Jambi memotret koleksi.
Melihat Bukti Sejarah di Museum Candi Muara Jambi - museum-candi-muara-jambi-menyimpan-banyak-artefak-sejarah-penting.jpg
Jaka HB
Museum Candi Muara Jambi atau gedung koleksi cagar budaya menjadi tempat yang menarik dikunjungi sebagai wisata sejarah di kompleks Candi Muara Jambi.
Melihat Bukti Sejarah di Museum Candi Muara Jambi - tampakan-depan-museum-candi-atau-gedung-koleksi-cagar-budaya-candi-muara-jambi.jpg
Jaka HB
Tampakan depan museum candi Muara Jambi.

“Kalian bisa baca di buku-buku atau dari dosen definisi dari sejarah yang berasal dari bahasa arab yaitu pohon atau definisi lainnya. Tapi bagi saya sejarah itu adalah cerita yang selalu diteruskan turun menurun, dari generasi ke generasi,” kata Ahok, tokoh pemuda Desa Muara Jambi yang sedang memandu diskusi bersama mahasiswa Universitas Jambi di teras Museum Candi Muara Jambi, pada Sabtu (19/1).

Ahok menceritakan fungsi dari candi ini dulunya. “Candi Muara Jambi ini oleh para ahli dulunya dikatakan berfungsi sebagai kampus, atau universitas,” katanya.

Saya hanya memperhatikan sebentar saja dan mengisi buku tamu yang disediakan petugas museum ini. Pengetahuan-pengetahuan yang diceritakan Ahok tentu saja ada buktinya, salah satunya ada di dalam museum Candi Muara Jambi atau gedung koleksi.

Saya kemudian masuk dan disambut oleh arca Prajparamita yang kepalanya sudah terpenggal di sebelah kiri saya. Bila saya melihat ke depan ada pula Makara.

Makara ini merupakan sosok penjaga yang ditemukan di bagian gerbang candi. Makara adalah makhluk mitologi yang merupakan gabungan dari unsur garuda, gajah, ikan dan ular. Banyak lagi koleksi lainnya yang menarik.

Berkunjung Candi Muara Jambi jadinya tak lengkap rasanya tak masuk ke museumnya. Sembari piknik, Tribunners bersama keluarga bisa menambah pengetahuan tentang kekayaan sejarah dan budaya dari kompleks percandian yang konon katanya adalah universitas besar di masa lampau ini.

Museum atau gedung koleksi kawasan cagar budaya Muara Jambi initernyata menyimpan sekitar 1507 koleksi. Mengutip situs kementrian pendidikan dan kebudayaan kategori yang paling banyak dari koleksi  ini dari artefak keramik sebanyak 670 unit.

Selain itu ada pula jenis koleksi bata yang terlepas dari bangunan candi sebanyak 254. Koleksi ini mencakup jenis bata bertulis, bata bercap,bata bertanda, bata berukir dan bata lainnya.

Selain itu ada jenis batu sebanyak 107 koleksi. Mencakup arca sebanyak 38 buah, bukan arca sebanyak 57 dan bukan artefak sebanyak 12.

Selanjutnya ada jenis logam 19 buah. Logam in ditemukan di candi gumpung, tinggi dan candi kembar batu. Dan kokeksi lainnya sebanyak 7 unit.

Anto salah satu pengunjung yang sedang mengambil foto-foto kemudian saya hampiri. Dia mengatakan banyak sekali pengetahuan masa lalu di Muara Jambi yang perlu diketahuinya. Menurutnya generasi muda perlu mengetahui tinggalan-tinggalan yang masih terjaga ini.

“Agar tak lupa dengan sejarah dan bisa bicara sejarah dengan bukti, bukan cuma katanya-katanya aja,” ungkapnya sambil nyengir.(Jaka HB)

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved