berita wisata

Tingkat Hunian Hotel Jambi 2019 Rendah, Ini Penyebabnya  

Tingkat hunian hotel Jambi 40 persen tidak mencapai target. Banyak yang menyebabkan ini, Yudi Gani selaku ketua PHRI perwakilan Jambi menjelaskan ini

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM - Mulai dari permasalahan politik hingga lingkungan terjadi di Jambi sepanjang 2019. Kondisi ini memengaruhi tingkat hunian hotel di Jambi.

Yudi Gani selaku ketua PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Wilayah Jambi mengatakan secara total hotel di Jambi tidak mencapai target 30 sampai 40 persen.

“Kita nggak usah muluk-muluk dengan ekspektasi rata-rata okupansi (tingkat hunian) sampai 100 persen. 80 persen saja tak tercapai. Singkat kata 2019 secara umum dari hitung-hitungan awal tahun sampai akhir rata-rata penurunan bisa 30 sampai 40 persen,” ungkapnya, pada Jumat (17/1) lalu.

Dia mengatakan salah satu segmentasi yang dapat membantu okupansi hotel pada 2019 hanya kegiatan-kegiatan pemerintah. “Kalau pengurangan dana kegiatan pemerintah otomatis okupansi hotel pun berpengaruh,” katanya.

Meski pun begitu penyebab rendahnya okupansi hotel menurutnya lebih kompleks. Mulai dari kondisi lingungan, ekonomi hingga situasi politik.

“Saya coba balik kebelakang 2019 itu baru diakhiri tahun politik, situasi daripada akomodasi sangat berpengaruh ditambah lagi keadaan alam seperti asap dan juga kurang support-nya pembiayaan penerbangan seperti tiket pesawat,” katanya.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jambi selama 2019 begitu fluktuatif. Dalam catatan Tribun, Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi merilis pada Februari 2019 TPK sebesar 40,76 persen. Angka ini lebih rendah dari Januari dengan persentase 41,78 persen.

Sedangkan pada April 2019 TPK mencapai angka 42,24 persen. Persentase ini lebih rendah dari TPK Maret sebesar 42,66 persen.

Selanjutnya BPS mencatat pada Agustus 2019 TPK sebesar 46,35 persen. Meningkat dari bulan Juli yang berhenti pada angka 45,12 persen.

Pada Oktober TPK hotel bintang sebesar 48,91 persen dan September 45,20 persen.(Jaka HB)

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved