destinasi

Kalau ke Bungo Jangan Lupa ke Luber  

Lubuk Beringin cukup terkenal sebagai destinasi wisata untuk lokal atau pun di luar Bungo

Kalau ke Bungo Jangan Lupa ke Luber   
Tribun Jambi/ Mareza AJ
Lubuk Beringin adalah salah satu destinasi wisata yang cukup digemari di Kabupaten Bungo. 

Kabupaten Bungo sering dijadikan peringkat nomor dua setelah Kota Jambi seprovinsi Jambi dalam hal perputaran ekonomi. Perkembangan ini juga dapat dilihat dari bagaimana pemanfaatan dana desa yang bijak dan membuka keran ekonomi sendiri melalui wisata desa.

Salah satu desa wisata yang berkembang adalah Desa Lubuk Beringin dengan memanfaatkan sungai Batang Bungo yang melewati desa tersebut dan masih sangat jernih. Dari Kota Muara Bungo Tribunners akan memakan waktu 1,5 jam menuju Lubuk Beringin atau sering disingkat Luber ini. Jika dihitung jarak ada 47 Km.

Bermain di Lubuk Beringin Kabupaten Bungo menjadi pilihan liburan keluarga.
Bermain di Lubuk Beringin Kabupaten Bungo menjadi pilihan liburan keluarga. (Jaka HB)

Sepanjang perjalanan Tribunners melewati Kecamatan Bungo Dani Muko-muko Bathin VII dan Rantau Pandan. Sepanjang perjaanan Tribunners tidak akan bosan, ada sawah-sawah dan sungai-sungai yang memanjakan mata. Boleh lah sesekali berhenti sejenak untuk berfoto dengan pemandangan sawah.

Jika membawa kendaraan roda empat, Tribunners akan melewati satu bagian sungai yang melintang di jalan. Sungai itu tidak dalam dan jernih. Tidak ada jembatan untuk mobil, untuk jalan kaki dan motor ada di sebelahnya. Jalan yang dilintasi sungai ini pun jadi hiburan tersendiri bagi warga Bungo yang berkunjung.

Sesampainya di Lubuk Beringin Tribunners bisa duduk-duduk sembari menikmati makanan yang dijual pedagang setempat atau membawa makanan sendiri dan membentang tikar. Selain itu bisa juga mandi-mandi di sungai jernih itu.

Lubuk Beringin Kabupaten Bungo jadi tempat rekreasi keluarga
Lubuk Beringin Kabupaten Bungo jadi tempat rekreasi keluarga.

Selain itu jika ingin menggunakan pelampung besar, beberapa warga menyewakan pelampung dari ban dalam mobil. Rata-rata menyewakannya Rp10.000 satu pelapung dan dapat digunakan sepuasnya.

Pengunjung juga dapat memberi makan ikan semah yang ada di salah satu bagian sungai itu. Itu adalah lubuk larangan reservat, ada budidaya ikan semah disana yang haya bisa dipanen pada waktu-waktu tertentu. Namanya juga lubuk larangan.

Sayangnya belum ada transportasi umum yang menuju kemari bagi orang asing. Tribunners bisa menyewa mobil untuk pergi kesini atau jika mempunyai kawan di Bungo bisa minta diantarkan. Atau  kalau mau pergi secara mandiri juga bisa.

Nah, penasaran?

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved