destinasi

Dapat Sepatu Jutaan dengan Harga Seratus Ribu,Ini Alasan Warga Jambi belanja di BJ

Wisata Belanja di BJ menjadi pilihan anak muda, ada beberapa BJ di Kota Jambi dan tak jarang pembeli dapat barang bermerk dengan harga sangat murah.

Jaka HB
Anak-anak muda Kota Jambi tak jarang memilih berbelanja barang-barang bekas karena kualitasnya tidak beda jauh. 

Belanja barang-barang bekas seperti baju, calan hingga sepatu kadang menjadi wisata sendiri di masing-masing kota. Termasuk di Jambi. Di Jambi barang-barang bekas ini disebut BJ.

Kota Jambi memiliki banyak tempat penjualan BJ. Mulai dari yang paling lama di Pasar Angso Duo, Pasar Simpang Pulai, Kasang, Arizona. Jika ingin di luar kota sering kali orang merekomendasikan di Tungkal yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebab kota itu memiliki pelabuhan, tempat barang-barang ‘hangat’ turun.

Nah, apa aja sih keuntungan belanja BJ? Saya mewawancarai beberapa warga Jambi yang tergolong sering belanja BJ.

Gressi salah satu warga Jambi yang sering belanja BJ mengaku banyak keuntungannya. Salah satunya hemat.

Belanja di BJ menurutnya bisa hemat sampai 90 persen. "Ketimbang beli baru kan. Kualitasnya hampir sama," katanya.

Meski pun begitu tetap ada konsekuensinya. "Harus telaten salam memilih. Kalau tidak ya susah dapat yang bagus," ungkap warga Mayang ini.

Dia mengatakan rentang harga yang didapatnya mudah.

"Rp20.000 bisa dapat kaos bermerk. Paling besar ya sekitar Rp100.000 dapat jaket bagus dan bermerk," ungkapnya.

Gressi sendiri sering ke BJ yang ada di Pasar Aur Duri dan Pasar Angso Duo. Dia lebih fokus mencari sepatu dan jaket outdoor.

Selain itu ada pula Eko. Eko salah satu warga Jambi yang sering belanja ke BJ sejak 2008. Waktu dia masih kuliah.

Tentu saja dia punya alasan pribadi belanja di sana. "Pertama kualitasnya. Kedua murah dan sering dapat yang sesuai selera,"katanya.

Eko mengaku sering mengunjungi beberapa BJ saat Weekend. Mulai dari BJ Pasar Angso Duo,Kasang, Arizona, Simpang Pulai dan Simpang Rimbo.

Eko punya panduan sendiri untuk produk yang akan dibelinya dan tempat yang menyediakan barang tersebut. Semisal dia ingin membeli sepatu dan jaket, Eko akan pergi ke Angso Duo.

Dia sering menghabiskan Rp30.000 sampai Rp60.000 untuk satu celana panjang. Sedangkan kaos dia sering dapat harga Rp20.000.

Selain Eko ada pula Icon. Icon pernah dapat sepatu yang harga retailnya sampai 25 juta dengan harga rendah.

"Pernah dapat sneaker Supreme X Nike Airforce I yang harga retailnya pernah sampai 25 juta. Tapi Icon dapat harga Rp150.000," katanya.

Selai itu Icon punya alasan khusus tertarik ke BJ. "Pertama ukuran. Ukuran saya XXXL. Rata-rata kan size luar yang banyak,"katanya.

Kedua alasannya karena beand atau merk. "Kan tidak semua merk asa di Jambi. Series-series yang jarang atau barang-barangyang tidak pernah keluar (produksi)lagi," ungkapnya.

Seperti tas converse series yang bulat atau sepatu jordan dan lainnya.

Banyak barang bagus yang didapatnya. Namun,Icon lebih sering mencari celana, sepatu dan tas.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved