Menikmati Kopi dengan Suasana Tenang di Duniawi Coffee

Duniawi Coffee muncul dari kegelisahan Saka selaku pemilik menxari tempat ngopi pagi yang tenang. Dia menambahkan pilihan.

Menikmati Kopi dengan Suasana Tenang di Duniawi Coffee
Jaka HB
Pengunjung Dujiawi Coffee sedang berbincang soal proyek musik. 

TRIBUNJAMBITRAVEL, JAMBI - 

Terkadang ide dan gagasan muncul dari apa yang kita nikmati. Hal itulah yang dirasakan Muhammad Saka Hutama (19). Kondisi yang mengawali lahirnya Duniawi Coffee. Sebuah ruang yang diharapkannya tak hanya sebagai tempat minum kopi, tapi juga wadah kreatif anak muda di Kota Jambi.

Semua bemula dari awal 2018 saat Saka kuliah di universitas telkom Jawa Barat. Dia jarang masuk kuliah. Keliling dari warung kopi ke warung kopi lainnya di Bandung.

Karena suka kopi, Saka membeli alat kopi rumahan. "Ditambah hobi jalan-jalan sendiri ke beberapa kaki gunung. Seperti Gunung Putri, Gunung Puntang, Argopuro. Tapi kaki gunung aja," ungkapnya.

Saka membawa kopi dan alat kopinya saat berkeliling sendiri. "Lalu duduk sendiri, rasanya melihat dunia ituhanyut. Malah yang ada bawaannya pikiran negatif, mau bunuh diri, lari dari keluarga. Itu negatifnya. Cuma kalau dilihat lagi dunia itu kan indah," ungkapnya.

Setelah itu Saka memutuskan unuk pulang ke Jambi sementara. Tapi dia ingat sebulan sebum pulang ke Jambi dia dengar lagu dari Rumah Sakit Band yang judulnya duniawi. Awal-awal 2019. "Liriknya sesuai dengan yang lagi Saka alami," katanya.

Pada 2 Maret sesampainya dinJambi,lagu itu masih mengiang-ngiang di kepala Saka. Dia duduk di halaman rumahnya yang kini jadi duniawi coffee. Duduk minum kopi dan mendapat perasaan yang sama dengan ketika nongkrong di kaki gunung di Bandung.

"Tiba-tiba rasa rindu sama Bandung itu hilang, sampai sekarang," katanya.

Sejak Maret hingga April Saka mempersiapkan Duniawi Coffee. "Makanya namanya dikasih duniawi," katanya.

Saka mengatakan target market awalnya adalah orang-orang yang suka sendiri duduk-duduk. "Kalau misalnya ramai pun orang-orang yang produktif lah. Nggak cuma nongkrong terus main gaplek," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved