Sejarah Budaya

BPCB Sudah Eskavasi di Lokasi Penemuan Arca Dewa Wisnu dan Perlu Penelitian Lebih Lanjut

Tanggal 11 sampai 15 Maret lalu BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Jambi menelusuri temuan struktur bata, keramik dan arca diduga dewa wisnu.

BPCB Sudah Eskavasi di Lokasi Penemuan Arca Dewa Wisnu dan Perlu Penelitian Lebih Lanjut
Jaka HB
Temuan pecahan keramik kuno di perkebunan masyarakat Jambi Tulo. 

Tanggal 11 sampai 15 Maret lalu BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Jambi menelusuri temuan struktur bata, keramik dan patung yang diduga dewa wisnu dari logam di kawasan Jambi Tulo tepatnya di daerah Mandi Bulan.

Sigit selaku ketua tim untuk pendalaman temuan ini membenarkan hal tersebut. "Survei kemarin tahap awal yamg kami lakukan dengan metode eskavasi,"katanya.

"Hasilnya terdapat temuan keramik cina,tembikar dan struktur candi yang bafa-batanya ukurannya mirip dengan bata kuno candi kedaton," katanya.

Struktur bata kuno ini diduga objek cagar budaya yang perlu dilestarikan.

Selain itu ada pula temuan arca. "Kalau arca masih lerlu penelitian lebih lanjut," ungkapnya.

Lokasi penemuan itu bernama Parit Mandi Bulan, tepatnya di Dusun Parit Panjang Desa Jambi Tulo RT 1.

“Setelah dibersihkan lahan itu ada pecahan keramik dan potongan-potongan tangan patung,” katanya.

Potongan patung itu berbentuk lengan kiri sedang menggengam rumah keong. Potongan itu berwarna biru. Mereka memperkirakan itu patung Dewa Wisnu dan kemungkinan ada potongan lainnya di sekitar kebun mereka.

Patahan lengan itu terbagi tiga. Bagian lengan tas, tengah dan telapak tangan. Selain itu ada pecahan lainnya dan lingkaran dengan salib ditengahnya.

Ikuti kami di
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Jaka Hendra Baittri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved