Makanan Khas

Makanan Khas Jambi Cukup Banyak, Bisa Anda Coba, Dari Tempoyak Sampai Duku Kumpeh

Ketika Anda pergi ke suatu daerah belum lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
istmewa
Panen duku. Duku Kumpeh banyak ditanam di Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Ketika Anda pergi ke suatu daerah belum lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan.

Di Jambi ada banyak makanan khas Jambi dan tribunners bisa mendapatkannya untuk dibawa pulang.

Berikut rekomendasi Tribunjambitravel.com untuk makanan khas jambi.

1. Tempoyak

Kuliner ini terbuat dari buah durian dan di fermentasi lima hari dan masyarakat menyebutnya tempoyak.

Baca juga: Ingin Cari Souvenir Buat Oleh-oleh, Ini Tujuh Souvenir Khas Jambi, Pilih Batik atau Gelang SAD

Baca juga: Kopi dari Balok Es? Anda Penasaran Mau Mencobanya, Silakan Datang ke Kafe Poenja Rakjat

Tempoyak ini biasa dijadikan bahan campuran masakan seperti ikan mujair atau ikan patin.

Selain itu, tempoyak ini bisa dimakan langsung bersama nasi putih hangat.

2. Dodol Kentang

Olahan dodol ini hanya bisa Anda temukan di Jambi. Bahan kentang berasal dari hasil pertanian di kawasan kaki gunung Kerinci, Jambi.

Meskipun terbuat dari kentang, dodol ini juga mempunyai varian rasa strawberry, gula merah, nanas, dan lain-lain.

 3. Bolu Kojo

Bolu Kojo di Jambi disajikan dalam bentuk polosan tanpa lapisan.

Tekstur bolu kojo cukup lembut dan rasanya manis. Bolu ini kerap dicetak di atas loyang berbentuk kamboja.

Aroma pandan yang menyeruak dari bolu kojo menjadikannya nampak segar.

4. Dodol Nanas

Nanas termasuk produk andalan dari Jambi yang banyak diolah menjadi oleh-oleh. Dodol nanas terasa manis sehingga para wisatawan menyukainya.

Dodol ini tidak memakai bahan pengawet namun dodol nanas dapat bertahan lama.

Baca juga: Lezatnya BreadLife, Roti Khas Jepang Dengan Tampilan Cantik, Bertekstur Lembut dan Selalu Fresh

Baca juga: Menyulap Ubi Jadi Menu Andalan, Cafe Poenja Rakjat Berkonsep Retro di Pojokan Kota Jambi

Sehingga untuk para wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh dodol ini.

Anda bisa menjumpai dodol ini di kawasan Muaro Jambi. Atau datang ke sentra nanas di Desa Tangkit, Maurojambi.

5. Kue Gandus

Kue gandus memiliki rasa pedas gurih. Itu disebabkan karena komposisi bahan yang digunakan.

Kue gandus terbuat dari bahan tepung beras, santan, sagu, dan garam.

Sebagai tambahan bumbu, adonan tersebut diberi bawang putih, bawang merah, dan cabai yang sudah dihaluskan.

Sebagai toping kue gandus diatasnya diberi bawang goreng, seledri, ebi sangrai, dan irisan cabai.

6. Kue Padamaran

Kue tradisional padamaran ini dibalut menggunakan daun pisang.

Bentuknya seperti perahu, warna kue ini hijau karena terdapat larutan air suji yang diatasnya nanti disiram menggunakan lelehan gula merah.

Baca juga: Mau Cicip Mie Pakde Dajjal, Penasaran Dengan Rasanya? Datang Saja ke One Coffee

Baca juga: Selain Ada Ikan Hias, Anda Bisa Juga Cari Kura-kura di Pasar TAC Kota Jambi

Lelehan gula merah ini disiram diatas dan dibawah kue.

7. Lempek Durian

Lempek biasa dikenal dengan sebutan dodol durian khas Jambi. Lempok durian ini menjadi salah satu daftar oleh-oleh yang wajib di beli ketika pergi ke Jambi.

Camilan yang menggunakan bahan baku durian sudah tidak asing lagi dijumpai. Karena, buah durian terkenal dimanfaatkan sebagai olahan pangan.

8. Kopi Bubuk AAA

Kopi bubuk ini tidak akan Anda temui di daerah lain selain Jambi. Resep yang digunakan untuk membuat kopi bubuk ini sudah turun-temurun sejak tahun 1966.

Baca juga: Ternyata Pelihara Ikan Hias Baik untuk Kesehatan, Wisata Ikan Hias di Kota Jambi Saja

Kopi bubuk yang diwadahi seperti bungkus rokok ini awalnya merupakan sebuah merek yang dipakai oleh suatu perusahan kopi.

9. Gelamai Perentak

Camilan ini mempunyai tekstur yang hampir sama seperti dodol kentang. Meskipun begitu, gelamai perentak ini mempunyai cita rasa yang sedap dan tidak kalah enak dari oleh-oleh lain.

10. Duku Kumpeh

Duku Kumpeh banyak ditanam di Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi yang sekaligus menjadi asal usul namanya.

Duku berbuah putih ini rasanya cukup manis. Ukuran duku ini juga termasuk besar serta cocok dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Buah ini bisa anda dapatkan ketika lagi musim saja.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved