Berburu Aglaonema

Cerita Jimi Putra Berburu Aglaonema dan Keladi Hingga ke Berbagai Daerah, Tergiur Untung Besar

Siapa sangka, dari tanaman hias Aglaonema dan keladi, bisa membuat Jimi Putra (41) meraup keuntungan besar.

Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Jimi Putra (41) dari tanaman aglaonema dan keladi meraup keuntungan besar. 

TRIBUNJAMBITRAVELCOM, MUARABULIAN - Siapa sangka, dari tanaman hias Aglaonema dan keladi, bisa membuat Jimi Putra (41) meraup keuntungan besar.

Pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman, semula usahanya sempat redup, kini bangkit dengan berbagai tanaman hias yang sedang tren.

Berlian Taman Berlokasi di Jalan Baru, RT 14 Lorong Tanjung Kompleks Air Panas Kelurahan Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pada awalnya, Jimi hanya menjual tanaman bongsai, sekaligus menerima sewa tanaman khusus dekorasi pesta.

Namun saat ini sejak Januari 2020, beralih ke tanaman hias yang sedang ramai digandrungi semua kalangan masyarakat.

Sebab, aktivitas saat ini banyak dilakukan di rumah, sehingga banyak waktu yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan diantaranya menanam. “Pertama kali Berlian Taman buka pada 2016 lalu,”

“Kira-kira dua tahun sempat redup. Nah, semenjak masa pandemi Covid-19 ini, tanaman hias yang baru saya tekuni banyak diminati masyarakat,” kata Jimi Putra, Minggu (1/11/2020) kepada Tribunjambi.com.

Jimi mengatakan, tanaman hias yang ia dapatkan ini, berdasarkan dari hasil berburunya ke daerah-daerah, sehingga dirinya bisa bernegosiasi dengan warga.

“Hampir semua tanaman hias ini diperoleh dari Kecamatan Batin XXIV, Maro Sebo Ilir, dan Kecamatan Bajubang,” ujarnya.

“Tanaman yang sering dijumpai yakni aglaonema dan keladi, dijual oleh warga sekitar Rp 25 ribu per batang, saat itu saya bisa membawa batang tanaman lebih banyak, sekitar 10,” ucap Jimi.

Baca juga: Libur Panjang Mau Pergi Berenang, ke Kolam Renang Tepian Rajo Saja, Sudah Dibuka Kembali Ya?

Baca juga: Traveller Ingin ke Jambi dari Sumsel Lewat Jalan Darat, Nanti Bisa Lewat Jalan Tol Betung-Jambi Lho!

 Dikatakannya, tanaman keladi dan aglaonema yang laku deras dipasaran.

“Bahkan tanaman keladi dalam sehari bisa terjual 10 hingga 15 batang, dijual Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu, tergantung ukuran,” bebernya.

Jimi Putra (41) dari tanaman aglaonema dan keladi meraup keuntungan besar.
Jimi Putra (41) dari tanaman aglaonema dan keladi meraup keuntungan besar. (tribunjambi/musawira)

“Sedangkan aglaonema dalam sehari itu tidak tentu, ada yang beli masih anakan ada juga yang sudah tumbuh besar, akan tetapi dari hasil penjualan aglaonema bisa mengantongi Rp 500 ribu,” sambungnya.

Ia menambahkan selain membeli dengan warga, dirinya juga membeli tanaman lain melalui online, dengan jenis Begonia, paviluim, Philodendron dan calathea.

“Tanaman yang beli melalui online itu sebagai pelengkap saja, tetap saja pembeli untuk saat ini banyak mengincar keladi dan aglaonema,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved