Jalan Tol

Jalan Tol Betung-Tempino Segera Dibangun, Lokasinya di Mestong dan Jaluko, Tahap Pembebasan Lahan 

dokumen penetapan lokasi pembangunan Tol Betung ke Tempino tersebut diterima Pemprov Jambi beberapa hari lalu

Editor: Rahimin
Dok. Waskita Toll Road/kompas.com
Ilustrasi - Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 resmi beroperasi mulai Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 WIB. 

Jalan Tol Betung-Tempino Segera Dibangun, Lokasinya di Kecamatan Mestong dan Jaluko, Tahap Pembebasan Lahan 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI – Kementrian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV baru-baru ini kembali menyerahkan dokumen perencanaan pengadaan tanah pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Betung Sumatera Selatan-Tempino Provinsi Jambi

Dengan demikian tahapan selanjutnya ada di tangan Pemprov Jambi untuk segera melakukan penetapan lokasi ruas jalan tol tersebut. 

Asisten I Setda Provinsi Jambi, Apani Saharuddin mengatakan, dokumen penetapan lokasi pembangunan Tol Betung ke Tempino tersebut diterima Pemprov Jambi beberapa hari lalu, yang diterima langsung oleh Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud di kantor Gubernur Jambi.

Baca juga: Rasakan Cemilan Khas Kota Jambi Dari Ubi Jalar, Hasil Olahan Dapur Amalia

Baca juga: Thousand Layers, Kue Berbahan Dasar Cream, Anda Mau Mencoba? Segera Pesan di Dapur Damiatim

“Sudah kita terima untuk dokumen penentuan lokasinya, kita akan lihat dulu dokumennya kemudian akan kita sesuaikan,” kata dia, Senin (9/11/2020).

Lanjutnya, Pemprov Jambi akan membentuk tim untuk pelepasan atau pembebasan lahan yang akan dilalui Tol Betung ke Tempino Jambi.

“Kita bentuk tim baru, meski sebagian memang ada orang yang di dalamnya tergabung dalam tim yang meninjau Tol Jambi ke Rengat,” tambahnya.

Ilustrasi - Ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung pada koridor pendukung Tol Trans Sumatera, Palembang-Bengkulu.
Ilustrasi - Ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung pada koridor pendukung Tol Trans Sumatera, Palembang-Bengkulu. (Dok. PT Hutama Karya (Persero)

Kemudian, Pemprov Jambi akan melakukan verifikasi atau menyesuaikan dokumen dengan fakta di lapangan. 

Setidaknya ada 6 desa di dua kecamatan di Provinsi Jambi yang dilalui jalan tol ini, yakni Kecamatan Mestong dan Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi.

“Untuk panjang jalannya sekitar 33 kilometer, memang sedikit lebih pendek dari ruas jalan tol Jambi ke Rengat,” ungkapnya.

Sementara itu, PPK Pengadaan Tanah Ruas Tol Betung - Tempino-Jambi, dan Jambi-Rengat dari Kementerian PUPR Bayumi mengatakan, panjang ruas jalan tol seksi Tempino - Jambi tersebut direncanakan 33,964 Kilometer.

Ruas ini sendiri merupakan lanjutan dari jalur Betung-Simpang Sekayu hingga melaju ke Tempino-Jambi yang total panjangnya 90 KM.

Baca juga: Misteri Jalur Pendakian Gunung Kerinci Yang Harus Diketahui, Ada Pohon Bolong Yang Ditakuti Pendaki

Baca juga: Tribunners Yang Hobi Makan, Ini Rekomendasi 9 Wisata Kuliner di Jambi yang Favorit Patut Dikunjungi

"Proses selanjutnya, di lokasi tersebut akan didata kesiapan tanah (lahan) untuk rencana pembangunan jalan tol. Durasi pendataan ditargetkan 3 atau 4 bulan."

"Pendataan penyiapan lahan ini membutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan karena di dalamnya termasuk tahapan debat dan sanggah. Setidaknya pada Februari nantinya jika lancar proses pengadaan."

"Jika sudah ada lahan yang telah siap untuk dibangun, maka akan dilanjutkan dengan persiapan konstruksi pada tahun 2021," sampai Bayumi.

Di seksi Tempino-Jambi yang ditetapkan dalam rencana penlok ini ada 6 desa dan 2 kecamatan yang akan dilalui rute jalan tol.

"Yakni Kecamatan Mestong ada 3 Desa yakni Sungai Ladai, lalu Desa Sebapo , dan Muaro Sebapo."

"Sedangkan kecamatan yang kedua yakni Jambi Luar Kota (Jaluko) ada pada Desa Sungai Bertam, Pematang Gajah, dan Pijoan," ujar Bayumi.

Baca juga: Weekend Bersama Keluarga Atau Orang Tersayang, Datang Saja ke Taman Rimbo, Tunggangi Gajah atau Kuda

Sementara untuk satu seksi tol Jambi-Rengat yang sudah selesai Penloknya pada November ini akan dilanjutkan pada proses pengukuran tanah oleh Badan Pertanahan Nasional, yang nantinya akan dikaji nilai tanahnya oleh Kantor Jasa Penilai Publik.

"Nanti akan dilihat mana lahan yang sudah klir, bukan tidak mungkin akan dilakukan pengerjaan fisik secara bersamaan, atau juga mana yang siap terlebih dahulu lahannya," pungkasnya.

(tribunjambi/zulkifli azis)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved