Gunung Kerinci

Pendakian Gunung Kerinci Masih Tutup Sampai Waktu Yang Belum Bisa Ditentukan

Objek wisata jalur pendakian Gunung Kerinci Provinsi Jambi masih belum dibuka pascaerupsi pertengahan Oktober lalu.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
istimewa
Paralayang di Gunung Kerinci 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Objek wisata jalur pendakian Gunung Kerinci Provinsi Jambi masih belum dibuka pascaerupsi pertengahan Oktober lalu.

Berdasarkan surat edaran yang Tribunjambitravel.com terima bahwa objek wisata pendakian masih ditutup sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Satu antara poin penting adalah terjadi peningkatan aktivitas Gunung Kerinci pada 17 Oktober 2020.

Dari pantauan visual dari pos R10 dan Kersik Tuo dan data pos pengamatan Gunung api Kerinci.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terjadi erupsi dengan ketinggian asap 800 meter dan gempa vulkanik dangkal.

Baca juga: Misteri Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci, Peneliti 5 Kali Lihat, Ini Lokasinya

Masyarakat sekitar dan pengunjung tidak diperbolehkan mendaki kawah didalam radius 3 km dari kawah aktif.

Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/kawasan rawan bencana III.

Sehubungan dengan itu, maka Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menutup kembali kawasan Gunung Kerinci untuk tujuan wisata pendakian.

Baik melalui pintu masuk Kersik Tuo maupun melalui camping ground Bangun Rejo Kabupaten Solok Selatan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Kalau sekarang belum buka, bang," kata Tio, pemandu wisata Kerinci kepada Tribunjambitravel.com, Rabu (11/11).

Baca juga: Panjangnya 33 Kilometer, 6 Desa di Kabupaten Muaro Jambi akan dilalui Tol Trans Sumatera

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved