Museum

Saat Pandemi Covid-19, Museum Perjuangan Rakyat Jambi Tetap Buka Lho! Utamakan Protokol Kesehatan

Di saat Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, khususnya Kota Jambi, namun, Museum Perjuangan Rakyat Jambi menurun. 

Editor: Rahimin
tribunjambi/widyoko
Yulhandri, selaku Bimbingan dan Publikasi MPRJ, sedang menjelaskan beberapa koleksi museum, Kamis (19/11/2020). 

Saat Pandemi Covid-19, Museum Perjuangan Rakyat Jambi Tetap Buka Lho! Utamakan Protokol Kesehatan

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Di saat Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, khususnya Kota Jambi, namun, Museum Perjuangan Rakyat Jambi menurun. 

Namun, pengunjung yang datang memang tidak seramai sebelum adanya pandemi.

Museum yang biasa disingkat MPRJ ini, saat sebelum pandemi sering dikunjungi oleh anak sekolah seperti TK dan SD tiap akhir pekan. Namun saat ini hanya sedikit sekali yang datang.

Hal tersebut dikatakan  Yulhandri, selaku Bimbingan dan Publikasi MPRJ.

Ia mengaku sedih melihat situasi ini. Dirinya berujar saat ini museum hanya dikunjungi beberapa mahasiswa yang sedang mencari data.

Baca juga: Tribunners Harus Tahu, Aturan Berkendara Saat Touring Akan Diresmikan Oleh IMI

Baca juga: Ada Penumpang Melahirkan di Pesawat, Lion Air Mendadak Mendarat

"Untuk saat ini yang sering datang ke sini hanya mahasiswa yang mencari data untuk tugas mereka. Jauh sekali dengan sebelum pandemi. Tiap akhir pekan selalu kedatangan pengunjung, baik dari siswa SD sampai SMA, bahkan ada dari luar Kota Jambi," ungkap Yulhandri, Kamis (19/11/2020).

Sekarang ini katanya, para mahasiswa banyak yang datang untuk menanyakan tentang biografi dari pahlawan-pahlawan Jambi. 

"Iya terutama mereka yang dari ilmu sejarah yang menanyakan biografi pahlawan-pahlawan. Mulai dari Sultan Thaha Syaifuddin, Kolonel Abundjani, Depati Parbo, hingga baru-baru ini yang dinobatkan jadi Pahlawan Nasional, Raden Mattaher," jelasnya.

 Yulhandri mengungkapkan, saat ini museum sudah dilengkapi dengan peralatan protokol kesehatan. Sehingga aman untuk dikunjungi.

"Kami sudah menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di depan. Lalu pada meja penerima tamu, kami juga sudah berikan partisi plastik. Dan juga dalam ruangan kami menyediakan hand sanitizer," bebernya.

Ia  mengatakan, jam operasional MPRJ saat ini masih sama seperti saat sebelum pandemi. Untuk hari-hari biasa buka dari pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB.

Baca juga: Pasca Erupsi, Gunung Kerinci Masih Waspada, Pendakian Masih Tutup

Baca juga: Dramatis, Penumpang Lion Air Melahirkan di Pesawat, Ibu dan Anak Sehat

"Untuk Jumat kami buka sampai pukul 11.30 WIB. Sabtu dan Minggu museum buka sampai pukul 13.00 WIB," pungkasnya.(tribunjambi/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved