Natal dan Tahun Baru

Posko Pelayanan Natal dan Tahun Baru di Bandara Jambi Akan Beroperasi Selama 18 Hari

Posko Pelayanan Natal dan Tahun Baru di Bandara Jambi Akan Beroperasi Selama 18 Hari

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
istimewa
Petugas Bandara Sultan Thaha Jambi Terapkan Protokol Kesehatan. 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - PT Angkasa Pura II (Persero) bersiap mendukung kelancaran Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di 19 bandara. 

Hal tersebut akan dibukanya posko pelayanan Natal dan Tahun Baru yang merujuk protokol kesehatan.

Posko ini nantinya akan beroperasi 18 hari terhitung dari 18 Desember 2020.

Baca juga: Tempat Ngopi di Jambi Yang Asik, Konnichiwa Bernuansa Jepang Sediakan Spot Instagramable

Presiden Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan bersama stakeholder akan memastikan penerbangan berjalan lancar di seluruh bandara perseroan.

“Kami berkoordinasi erat dengan maskapai dalam mengantisipasi kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru. PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara memastikan tiga hal bagi maskapai untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan tambahan saat angkutan Nataru. Tiga hal itu adalah memastikan ketersediaan slot time penerbangan bagi maskapai, memastikan maskapai mendapat alokasi penerbangan tambahan (extra flight), dan memastikan adanya perpanjangan jam operasional di bandara AP II jika diperlukan,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Adapun tiga hal tersebut merupakan rangkaian guna mengakomodir apabila ada kebutuhan tambahan penerbangan pada periode angkutan Nataru. 
“Slot time, extra flight dan perpanjangan jam operasional bandara dapat mengakomodir kebutuhan saat Angkutan Nataru. Perpanjangan jam operasional bandara juga dapat membagi penerbangan agar tidak terkonsentrasi di jam-jam tertentu sehingga physical distancing di bandara tetap terjaga,” tambah Muhammad Awaluddin.

Baca juga: 24 Rest Area Tersedia di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Jelang Libur Natal Tahun 2020

Adapun monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan di bandara PT Angkasa Pura II sejalan dengan Natal dan Tahun Baru ini dilakukan pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. 

Sejalan dengan hal ini, Posko Nataru diaktifkan di 19 bandara guna meningkatkan 3C (Coordination, Communication, Collaboration) di antara para stakeholder bandara antara lain AP II selaku operator bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), maskapai, TNI/Polri, yang juga berada di dalam koordinasi Satgas Udara Percepatan Penanganan COVID-19. 

Kesiapan People, Process, Facilities

Seiring dengan masa Angkutan Nataru 2020/2021, PT Angkasa Pura II juga fokus memastikan kesiapan dan kesigapan sumber daya manusia (people), prosedur dan protokol di bandara (process) dan fasilitas utama serta pendukung (facilities).
“Dari aspek People, PT Angkasa Pura II memastikan kecukupan personel operasional dan pelayanan guna memastikan penerapan aspek Process seperti protokol kesehatan dan prosedur operasional penerbangan,” ujar Muhammad Awaluddin.

Kesiapan aspek Facilities dilakukan PT Angkasa Pura II dengan memastikan infrastruktur utama seperti runway, apron, taxiway, rambu-rambu di sisi udara, dan lainnya dapat mendukung penerbangan secara maksimal.

Infrastruktur pendukung juga dipastikan siap, seperti misalnya jaringan data, berbagai fasilitas lain di terminal penumpang pesawat.

Baca juga: Pecinta Bakso, Bisa Datang ke Kedai Bakso Bude Sekolahan, Tempat Reuni

PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara, yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Kualanamu (Deli Serang), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).
Lalu, Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Silangit, Banyuwangi, Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dan HAS Hanandjoeddin (Belitung).

"Periode posko 18 (delapan belas) hari yaitu pada tanggal 18 Desember 2020 - 4 Januari 2021 (H-7 sd. H+4). Posko seperti tahun sebelumnya, berkolaborasi dengan stakeholder seperti Airlines, Groundhandling agent, KKP, Kemenhub untuk monitoring kelancaran operasional dan penyediaan data penerbangan yang lebih update. Bedanya untuk tahun ini kita lebih fokus kepada penerapan protokol kesehatan," Kata General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Indra Gunawan. 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved