Sarolangun

Kaya Akan Budaya, Ini 11 Pengharagaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Sarolangun

Kaya Akan Budaya, Ini 11 Pengharagaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Sarolangun

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
istimewa
suku anak dalam jambi ikuti pemilihan Jambi 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Provinsi Jambi memang kaya akan budaya dan tradisi masyarakatnya.

Seperti di Kabupaten Sarolangun yang sudah mengantongi 11 sertifikat penghargaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang berasal dari adat istiadat atau tradisi masyarakat Kabupaten Sarolangun.

Penghargaan itu diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kepada Pemerintah Daerah yang mengusulkan warisan budaya tak benda untuk mendapatkan sertifikasi.

Baca juga: Raup Puluhan Miliar, Pramugari Ini Layani Hubungan Seks Bagi Penumpangnya

Tentunya dengan didapatkannya sertifikasi WBTB ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggarap kebudayaan yang bertujuan untuk melindungi, melestarikan dan menjaga identitas daerah Kabupaten Sarolangun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun Helmi mengatakan bahwa hingga saat ini memang pihaknya terus berupaya dalam melestarikan budaya baik berupa benda maupun tak benda yang ada di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh pihaknya, sejak tahun 2016 hingga tahun 2019, sebanyak 11 WBTB telah mendapatkan sertifikat penghargaan dari Kementrian Kebudayaan.

Baca juga: Cek, Ini Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun Setelah Dipangkas

“Sampai saat ini ada 11 WBTB yang sudah tersertifikasi diberikan penghargaan oleh Kementrian Kebudayaan untuk Kabupaten Sarolangun. Itu merupakan penghargaan kemendikbud kepada pemerintah kabupaten sarolangun,” katanya, Selasa (01/12/2020).

Ke sebelas WBTB tersebut mulai dari sejumlah tarian, musik, kebiasaan warga Suku Anak Dalam (SAD) atau orang rimbo. Diantaranya ada (1) Musik Kromong Mandiangin, (2) Tari Kain Kromong Mandiangin, (3) Tari Elang Rimbo, (4) Melangon Rimbo, (5) Buah Sebelik Sumpah, (6) Ambung, (7) Ubat Ramuan Orang Rimbo, (8) Hampongan Orang Rimbo, (9) Cawot, (10) Tomboi Ngambek Rapa, dan (11) Tari Ayam Biring.

Helmi juga menjelaskan bahwa Warisan Budaya Tak Benda ini merupakan suatu buah seni, budaya atau kebiasaan yang diusulkan ke pemerintah pusat melalui tahapan-tahapan, dalam hal ini diusulkan ke Dispora Provinsi Jambi untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved