Tol Trans Sumatera

Hindari Begal di Jalan Tol Trans Sumatera, Sopir Diimbau Pergi Secara Kelompok

Hindari Begal di Jalan Tol Trans Sumatera, Sopir Dihimbau Pergi Secara Kelompok

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Dok.PT Hutama Karya
lustrasi - Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung pada koridor pendukung Tol Trans Sumatera, Palembang-Bengkulu 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Belakangan ini ramai disebut kalau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) rawan aksi kejahatan dan tindak kriminal seperti begal dan pelanggaran tata tertib.

Hal itu dikarenakan beberapa ruas tol yang sudah dioperasikan masih sepi.

Masih sepinya jalanan di jalur Tol Trans Sumatera, sopir dihimimbau pergi secara berkelompok. Hal ini dilakukan juga untuk menghindari kejahatan dari begal.

Baca juga: Viral, Selain Menjual Celana Dalamnya, Pramugari Ini Berikan Layanan Seks

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bambang Widjanarko pun angkat bicara.

"Memang itu ada pernyataan dari ketua umum Aptrindo, karena memang banyak yang belum secara resmi beroperasi sehingga masih minim penerenagan juga. Bahkan belum ada anggota patroli di wilayah tersebut," kata Bambang saat dihubungi (2/12/2020).

Baca juga: Standar Prosedur Pariwisata Selama Pandemi Covid-19, Panduan CHSE Wisata Gunung Diberlakukan

Bambang meyarankan, seharusnya sopir truk pergi secara berkelompok ketika harus menempuh perjalanan jauh.

"Sopir itu tentunya punya group di sosial media, lebih baik sopir-sopir truk menggalang persatuan kemudian perginya secara berkelompok. Jadi saling berkomunikasi antara sopir truk. Ban truk itu mudah panas setidaknya jika sudah 100 km lebih baik berhenti bersama-sama di satu titik," bebernya.

Dan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan oleh begal, disarankan juga untuk tidak menepikan kendaraan bahu jalan.

Jika memang ingin menepi akibat ban bocor setidaknya sang sopir menyiapkan sejumlah uang agar para begal tidak membabi buta.

Baca juga: Akhir Tahun, Luminor Hotel Jambi Tawarkan Program Makan Malam Romantis Bersama Pasangan

"Usahakan sopir menyediakan uang recehan untuk antisipasi ketika ada preman atau begal yang minta-minta," bebernya.

"Usahakan jangan sampai mereka masuk ke kabin. Kalau sampai masuk ke kabin tentu urusan bisa panjang, bisa saja dia minta Handphone dan barang berharga lainnya," tuturnya.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved