Tiket Pesawat

Ternyata Tak Hanya Struk Belanja, Tiket Pesawat Mengandung Racun dan Sebabkan Alergi

Ternyata Tak Hanya Struk Belanja, Tiket Pesawat Mengandung Racun Sebabkan Alergi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa
Ilustrasi Tiket Pesawat 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Traveler tahu gak, kalok struk belanja yang biasa anda terima saat belanja menagndung racun.

Tidak hanya struk belanjaan saja, tetapi juga berbagai macam tiket seperti tiket konser atau tiket pesawat.

Tidak banyak yang tahu jika kertas tiket itu mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh. Zat tersebut adalah BPA atau Bisphenol A.

Baca juga: Tribunners Harus Tahu, Struk Belanja Ternyata Mengandung Racun, Bahaya Bagi Tubuh

BPA merupakan senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mengeraskan plastik. Bahan kimia ini biasa Anda temukan pada plastik wadah makanan, botol plastik, hingga struk kertas belanja.

BPA bisa ditemukan di kertas lainnya. Tidak hanya di struk belanja saja, Anda juga bisa menemukan BPA pada tiket konser dan tiket pesawat.

Maka dari itu, sulit sekali untuk menghindari bahan kimia yang berbahaya ini karena terdapat di mana-mana. Selain itu, orang yang paling beresiko besar terpapar oleh BPA yang ada di berbagai macam kertas ini.

Jika Anda sudah mempunyai masalah pernapasan, seperti asma dan paru-paru kronis, jamur yang ada di rumah mungkin membuat kondisi Anda semakin parah.

Alergi dan sinusitis.

Baca juga: Ikut Stop Penyebaran Covid-19, Pesawat Garuda Ikut Pakai Masker Batik

Berada di ruangan dengan tembok yang berjamur dan lembap membuat mata Anda gatal dan sering bersin-bersin?

Seperti yang dilansir dari laman Mayo Clinic, kondisi ini disebut sebagai alergi jamur. Sama seperti jenis alergi lainnya, alergi jamur juga muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Jamur yang masuk ke tubuh Anda dikenali sebagai zat asing oleh sistem imun Anda. Hal ini membuat antibodi tubuh Anda pun berkembang dan berusaha untuk melawan jamur tersebut.

Baca juga: Hindari Begal di Jalan Tol Trans Sumatera, Sopir Dihimbau Pergi Secara Kelompok

Setelah proses masuknya jamur telah berakhir, tubuh tetap memiliki antibodi yang merekam senyawa asing tersebut.

Akibatnya, setiap Anda berada di ruangan yang memiliki tembok berjamur, sistem imun Anda akan bereaksi dengan melepaskan zat histamin yang menimbulkan beberapa gejala, seperti:

Hidung terasa gatal dan berair, Mata berair,  Sering bersin, Sakit tenggorokan.

 Masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Hindari Begal di Jalan Tol Trans Sumatera, Sopir Dihimbau Pergi Secara Kelompok

Tidak hanya mengganggu kesehatan paru-paru Anda, ada beberapa bahaya kesehatan lain dari tembok rumah yang berjamur.

Jamur bisa memproduksi mikroba dan bakteri yang dapat menimbulkan respon peradangan pada beberapa orang. Bahkan, kondisi tersebut meningkatkan risiko infeksi jamur dan bronkial yang bisa berujung pada masalah kesehatan, seperti:

Bronkitis, Rinosinusitis kronis, Sinusitis akibat alergi jamur.

Baca juga: Viral, Selain Menjual Celana Dalamnya, Pramugari Ini Berikan Layanan Seks

Kondisi ini bisa membuat saluran pernapasan pada anak-anak yang sebelumnya sehat menjadi terganggu.

Tembok atau area di dalam rumah yang berjamur mungkin tidak akan menimbulkan masalah yang serius jika jumlahnya tidak banyak.

Akan tetapi, ketika tampilannya sudah sangat meluas, bersihkan area tersebut agar tidak berdampak ke kesehatan Anda.

Namun, akan jauh lebih baik jika Anda segera membersihkan tembok meski jamur yang menempel masih sedikit.

Selain itu, jagalah tembok rumah Anda agar tetap kering supaya terbebas dari jamur yang mungkin menempel.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved