Mentri Pariwisata

Menparekraf, Sandiaga Uno Pastikan Ada Stimulus Sektor Pariwisata Pada Tahun 2021

Menparekraf, Sandiaga Uno Pastikan Ada Stimulus Sektor Pariwisata Pada Tahun 2021

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa
Menparekraf, Sandiaga Uno Pastikan Ada Stimulus Sektor Pariwisata Pada Tahun 2021 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) Sandiaga Uno memastikan stimulus untuk sektor pariwisata tetap ada pada tahun 2021.

“Program bantuan untuk masyarakat yang ada di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak hanya dilanjutkan, tapi diperluas dan ditambah jumlahnya,” kata Sandiaga Uno dalam gelaran Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf), Selasa (29/12/2020).

Baca juga: Traveler Harus Tahu, Puncak Tempurung Garden Tutup Sementara Saat Malam Tahun Baru

Sandiaga dan Wakil Menparekraf Angela Tanoesoedibjo yang juga hadir di kesempatan yang sama sudah bersepakat untuk mendorong adanya peningkatan bantuan kepada masyarakat yang berada di dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Perluasan sektor yang dimaksud adalah nantinya, tidak hanya sektor hotel dan restoran saja yang mendapatkan stimulus.

“Kita akan tambah juga untuk penyelenggara paket-paket wisata, maupun juga di sektor pekerja informal,” tambah dia.

Baca juga: Harga Terjangkau Menginap di Swarga Lodge dan Homestay, Rasa Bintang Lima

Sebelumnya, Kemenparekraf telah menggelontorkan dana hibah pariwisata senilai Rp 3,3 triliun yang diberikan hanya bagi pelaku usaha hotel, restoran, dan pemerintah daerah.

Seperti tertera dalam berita Kompas.com, 30 persen dari dana hibah ditujukan untuk pemerintah daerah dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara 70 persen sisanya dialokasikan sepenuhnya untuk membantu pelaku usaha hotel dan restoran dalam menjalankan operasional sehari-hari dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Swarga Lodge dan Homestay, Objek Wisata di Kerinci Yang Sedang Viral di Media Sosial

Pencairan stimulus tersebut sudah berlangsung mulai November 2020. Total stimulus yang sudah disalurkan senilai kurang lebih Rp 1,6 triliun atau sekitar 49,65 persen ke 89 daerah di Indonesia.

Sebelumnya, pada awal Desember 2020 Direktur MICE Kemenparekraf Iyung Masruroh juga sempat menyebut bahwa Menparekraf terbuka atas masukan jika sektor lain termasuk MICE ingin mendapat bantuan dana hibah pariwisata.

Baca juga: Hutan Pinus Sanggaran Agung Kerinci Yang Instagramable Ramai Dikunjungi Wisatawan

Usulan terkait diperluasnya penerima dana hibah ini juga sudah diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Budi Tirtawisata.

Beberapa pelaku biro perjalanan, event organizer, dan convention organizer memberi masukan bahwa mereka juga ingin mendapatkan bantuan tersebut.

Budi mengungkapkan pihaknya sebagai pelaku industri dan asosiasi sangat mengusulkan agar sektor lain, khususnya MICE dalam reaktivasi kegiatan bisa mendapat insentif karena untuk memulai kembali merupakan tantangan yang besar.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved