Penangkaran Ikan Cupang

Berburu Ikan Cupang Kota Jambi, Cek Penangkarannya di Sini

Penggemar Ikan Cupang Kota Jambi, Cek Penangkarannya di Sini, Ada Ribuan Ikan Cupang

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Berburu Ikan Cupang Kota Jambi, Cek Penangkarannya di Sini
istimewa
Penggemar Ikan Cupang Kota Jambi, Cek Penangkarannya di Sini

TRIBUNJAMBITRAVEL. COM, JAMBI - Ikan cupang yang saat ini masih digemari oleh berbagai kalangan.

Jika anda penggemar ikan cupang, boleh datang ke penangkaran ikan cupang di Kota Jambi.

Baca juga: Kamu Traveler Punya Nyali,  Wisata Menantang Ini Bisa Anda Coba, Pulau Boneka

Satu diantaranya Panut (24), pria muda yang fokus beternak ikan cupang sejak 2014 silam telah memiliki pangsa pasar sampai ke Eropa.

Spanyol, Jerman Belgia dan beberapa negara Eropa lain menjadi segmen pasarnya.

Selain itu, Amerika, Singapura dan negeri Jiran Malaysia juga menjadi market pasarnya. Sedangkan pasar dalam negeri banyak berasal dari Jabodetabek.

Baca juga: UPDATE, KNKT Kantongi Rekaman Pembicaraan Pilot Sriwijaya SJ 182, Temukan GPS

Panut mengatakan, pengiriman keluar negeri paling rutin ke negeri jiran Malaysia, minimal satu bulan sekali.

“ Sekali pengiriman minimal 100 ekor ikan,” Ujarnya kepada Tribunjambi.com, Kamis (15/10/2020).

Dalam satu bulan pria ini mampu menjual sekitar 400 ikan cupang.

Harga ikan cupangnya sendiri bervariasi, untuk kualitas premium yang biasa dikirim ke Eropa dan Amerika Panut mematok harga Rp 2,5 Juta per ekor.

Baca juga: Pulau Hashima Yang Kini Terlantar, Pulau Kapal Perang Dulunya Keren

Sedangkan untuk pasar Asia dan dalam negeri harga ikannya mulai dari Rp 100 ribuan. “Tergantung jenis dan kelasnya lagi,” Timpalnya.

Lebih lanjut panut mengatakan, untuk saat ini permintaan ikan cupang didominasi oleh ikan cupang hias. Untuk ikan cupang aduan sendiri tidak begitu banyak.

Itulah yang menyebabkan dia fokus untuk budidaya ikan cupang hias di rumahnya.

Baca juga: Awal Tahun 2021, Semua Objek Wisata Kerinci Dibuka, Kecuali Gunung Kerinci dan Danau Kaco

Saat ini di penangkaranya, Panut memiliki stok ikan cupang sebanyak 5000 an dan itu ikan cupan hias semua. Banyaknya stok ikan karena dampak dari pandemi Corona, khususnya di awal-awal pandemi.

Kekhawatiran konsumen untuk bertransaksi, ditambah lagi tidak adanya jadwal penerbangan menjadi kendala utama dia dalam memasarkan ikannya saat pandemi.

Tapi sekarang kondisi sudah berangsur pulih, bahkan permintaan sudah kembali tinggi. Pengiriman keluar negeri pun sudah mulai dilakukan lagi.

Saat ini dia mampu meraup omset hingga Rp 50 juta sebulan.

Untuk mencapai pasar yang begitu luas, pria yang tinggal di Jalan Ra Kartini, Talang Bakung Kota Jambi ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan dagangannya.

Sebelum tahun 2018, disaat sosmed belum sebooming saat ini. untuk pemasaranya dia memanfaatkan Website. Barulah setelah 2018 dia perlahan meninggalkan website untuk fokus memasarkan dagangannya di sosial media.

Konsumen Panut biasanya melakukan pemesanan melalui aplikasi Wa ke nomor 0822 8101 0019. (Rinaldi). 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved