Wisata Mangrove

Sandiaga Akan Manfaatkan Wisata Mangrove Untuk Buat Konten Tik Tok

Sandiaga Akan Manfaatkan Wisata Kawasan Hutan Mangrove Untuk Buat Konten Tik Tok

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Sandiaga Akan Manfaatkan Wisata Mangrove Untuk Buat Konten Tik Tok
Istimewa
Hutan Mangrove/Sandiaga Akan Manfaatkan Wisata Mangrove Untuk Buat Konten Tik Tok

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menyatakan dukungannya terhadap pengelolaan ekosistem mangrove untuk dapat dikembangkan jadi pariwisata berbasis ekowisata.

Bahkan Sandiaga mengatakan ekosistem mangrove ini memiliki potensi wisata yang diminati oleh generasi milenial sehingga akan disediakan spot Instagramable dan bisa dibuat untuk konten Tik Tok.

Baca juga: Tahun 2021, Ada Kenaikan Tarif di 3 Ruas Jalan Tol Trans Jawa, Segini Naiknya

Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan resmi seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa, (12/1/2020).

"Pada prinsipnya kami sangat mendukung. Kebetulan kami berpengalaman mengembangkan wisata menanam bibit mangrove di Kepulauan Seribu dan di Jakarta Utara. Pengelolaan ekosistem mangrove ini bakal jadi salah satu destinasi wisata dengan minat khusus yang diminati oleh para milenial," ujar Sandiaga dalam rapat virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Baca juga: Tribunners Harus Hati-Hati, Foto Selfie Sembarangan di Tempat Ini Bisa Terancam Hukuman Mati

"Nantinya juga bisa dibuat beberapa spot yang instagramable dan juga bisa dibuat untuk konten Tik Tok. Jadi ini bisa dibuat Tik Tok konten yang nanti saya kerjasamakan tentunya dengan Kemendes, Kemenkop UKM. Tentunya juga diperlukan langkah-langkah penyiapan seperti desain kekinian tapi tidak melupakan kearifan lokal," tambahnya.

Lebih lanjut lagi Menparefkraf mengatakan ekosistem mangrove tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk sektor pariwisata, tapi juga ekonomi kreatif yakni pembuatan makanan khas daerah seperti dodol, sirup, keripik, dan sebagainya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved