Aturan Naik Pesawat

Aturan Terbaru Perjalanan Naik Pesawat Selama Masa PPKM, Ini Syaratnya

Aturan Terbaru Perjalanan Naik Pesawat Selama Masa PPKM, Ini Syaratnya Wajib Isi ehac

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Aturan Terbaru Perjalanan Naik Pesawat Selama Masa PPKM, Ini Syaratnya
Istimewa
Aturan Terbaru Perjalanan Naik Pesawat Selama Masa PPKM, Ini Syaratnya

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI- Dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menerbitkan aturan baru terkait perjalanan dengan transportasi udara.

Hal tersebut tertera dalam SE Nomor 3 Tahun 2021 yang berlaku mulai 9 – 25 Januari 2021. Ketentuan tersebut juga berjalan beriringan dengan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di Pulau Jawa dan Bali pada 11 – 25 Januari 2021.

Baca juga: Pernah Naik Pesawat Mana, Ini 6 Maskapai Penerbangan Indonesia Yang Kini Tinggal Nama

Untuk lebih lengkapnya, berikut paparan lengkap aturan terbaru perjalanan naik pesawat selama masa PPKM seperti dirangkum Kompas.com:

1. Wajib protokol kesehatan
Penumpang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (3M), yaitu memakai masker (sesuai standar penerbangan), menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.

Penumpang juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Tidak diperkenankan juga untuk makanan dan minum sepanjang perjalanan yang kurang dari dua jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Baca juga: Mengapa Kamar Hotel Menggunakan Seprai Putih, Ini Alasannya

2. Syarat surat kesehatan
Bagi penumpang dengan penerbangan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali maka wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam.

Atau bisa juga menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara untuk penerbangan ke daerah selain Bali, syaratnya berupa hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

3. Pengecualian syarat kesehatan
Syarat RT-PCR atau rapid test antigen ini tidak berlaku bagi penerbangan Angkutan Udara Perintis, penerbangan Angkutan Udara di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta untuk penumpang anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Baca juga: Jenis Ikan Cupang, Ada Cupang Surga dan Cupang Langka, Double Tail Yang Ekornya Bercabang Dua

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved