Ikan Cupang

Ketahui Mitos Menarik Ikan Cupang, Menyerang Ikan Lain Hingga Kesepian

Ketahui Mitos Menarik Ikan Cupang, Menyerang dan Membunuh Ikan Lain Hingga Kesepian

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Ketahui Mitos Menarik Ikan Cupang, Menyerang Ikan Lain Hingga Kesepian
istimewa
Ketahui Mitos Menarik Ikan Cupang, Menyerang Ikan Lain Hingga Kesepian

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI -  Ikan cupang adalah salah satu ikan hias paling populer di dunia, karena pesona warna dan ekornya yang indah.

Ikan cupang pun relatif mudah dirawat, sehingga menjadi favorit banyak orang di dunia, karena cocok dipelihara di akuarium yang tidak terlalu besar.

Namun demikian, sayangnya ikan cupang juga merupakan salah satu ikan yang paling dieksploitasi.

Baca juga: Warung Basyaiban, Tempat Makan di Kota Jambi Andalkan Masakan Rumahan

Berbagai macam gimik pemasaran dan kesimpangsiuran informasi memicu banyaknya mitos dan salah kaprah mengenai ikan ini.

Nah, berikut ada beberapa mitos menarik tentang ikan cupang yang kerap kita dengar.

Apa saja? Dilansir dari Pet Helpful, Rabu (13/1/2021), berikut beberapa di antaranya.

1. Ikan cupang lebih suka akuarium kecil.

Faktanya, akuarium yang kecil akan lebih cepat terpolusi dan menjadi lingkungan yang buruk bagi ikan cupang atau ikan lainnya. Akuarium kecil dengan perawatan yang buruk akan berdampak pada stres, penyakit, dan kematian dini pada ikan.

Baca juga: Tempat Nongkrong di Kota Jambi, Villa Angkringan Tawarkan Konsep Semi Kafe

Ikan cupang memiliki kemampuan yang lebih baik daripada kebanyakan ikan lainnya untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang buruk. Itu karena ikan cupang adalah anabantid.

Ikan cupang memiliki organ khusus yang memungkinkan mereka untuk menghirup udara dari atas permukaan air dan bertahan untuk sementara waktu di genangan berlumpur rendah oksigen di alam liar.

Baca juga: Apa Itu Black Box, Barang Penting di Dalam Sebuah Pesawat, Ini Fungsinya

Ini bukan cara yang ideal bagi ikan cupang untuk hidup. Kemampuan ini merupakan adaptasi evolusioner yang berfungsi untuk membawa mereka melewati kekeringan di habitat liar mereka di Asia Tenggara.

Disarankan untuk memelihara ikan cupang pada akuarium berkapasitas minimal 15 liter. Sama seperti ikan lainnya, ikan cupang membutuhkan ruang untuk berenang, ruang untuk tanaman dan dekorasi, dan tempat bersembunyi agar mereka merasa aman.

Pilih akuarium dengan ukuran yang tepat sehingga Anda dapat memberikan semua elemen yang diperlukan ikan cupang Anda.

2. Ikan cupang tidak membutuhkan filter

Tidak memasang filter di akuarium ikan cupang adalah salah satu kesalahan besar. Banyak yang beranggapan ikan cupang bisa hidup di akuarium tanpa filter layaknya ikan mas koki.

Ikan cupang adalah ikan tropis. Artinya, mereka dapat hidup dengan baik pada suhu antara kisaran 24 hingga 27,2 derajat celsius, adapun idealnya adalah 25,5 derajat celsius.

Baca juga: Sandiaga Akan Manfaatkan Wisata Mangrove Untuk Buat Konten Tik Tok

Ikan cupang juga membutuhkan air yang bersih, artinya gunakan filter dengan benar. Penyakit yang diderita ikan cupang kerap kali disebabkan air yang kotor dan perawatan akuarium yang buruk.

Adapun beberapa manfaat filter pada akuarium ikan cupang antara lain sebagai berikut.

Memfasilitasi filtrasi mekanis dengan menghilangkan partikel limbah padat dari air.
Menyediakan sarana filtrasi kimiawi dengan menggunakan karbon aktif dan zat aditif lainnya.
Mendorong filtrasi biologis dengan memberikan tempat bagi koloni mikroba yang sehat untuk tumbuh dan berkembang.
Sirkulasikan air agar suhu akuarium merata.
Aerasi air dengan lembut agar kaya oksigen.

Baca juga: Tahun 2021, Ada Kenaikan Tarif di 3 Ruas Jalan Tol Trans Jawa, Segini Naiknya

3. Ikan cupang akan menyerang dan membunuh ikan lain

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved