Orang Pendek

Misteri Orang Pendek di Pulau Sumatera, Pernah Diburu dan Tertembak

Misteri Orang Pendek di Pulau Sumatera, Pernah Diburu dan Tertembak, Namanya Berbeda

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa
Ilustrasi orang pendek berkaki terbalik di kawasan Gunung Kerinci. 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Tribunners harus tahu tentang adanya kisah orang pendek di pulau Sumatera.

Masyarakat di pulau Sumatera umum percaya dengan keberadaan orang pendek ini.

Meski belum jelas, tapi masyarakat mempercayai hal ini.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Terbaik di Sungai Penuh Yang Wajib Untuk Dikunjungi, Ada Wisata Religi

Manusia berukuran mini tersebut dipercayai tinggal di pedalaman hutan atau rimba raya Sumatra.

Di pulau Sumatera nama orang pendek setiap daerah berbeda-beda.

Hingga saat ini masih banyak yang berupaya mencari keberadaan mereka untuk membuktikan kebenaran ada tidaknya orang pendek tersebut.

Baca juga: Mau Hunting Foto, Taman Hutan Kota Jambi, Spot Yang Instagramable

Menurut dosen dan peneliti dari Universitas Leiden, Suryadi Sunuri, banyak nama yang diberikan kepada orang pendek, diantaranya leco (ejaan lama: letjo) dan anak ote.

Di Gunung Sago, Kabupaten 50 Kota, masyarakat menyebut orang pendek dengan sebutan anak ghoteh. Ada juga yang menyebutnya bigau.

Sebagian penduduk lokal di Sumatera mengategorikan Orang pendek ini sejenis binatang. “letjo itoe sebangsa machloek jang sangat hampir kepada manoesia, boléh dikatakan setengah manoesia,” (Pandji Poestaka No. 49, Tahoen X, 17 Juni 1932:758).

Pada tahun 1930-an pernah terjadi perburuan terhadap orang pendek, bahkan pernah tertembak di Pasirpangarayan, Rokan Hulu. (Pandji Poestaka, No. 44, Tahoen X, 31 Mei 1932:686). 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved