Lobang Jepang

Belum Banyak Yang Tahu, Ada Lobang Jepang di Batanghari, Bukti Sejarah Peninggalan Belanda

Belum Banyak Yang Tahu, Ada Lobang Jepang di Batanghari, Bukti Sejarah Peninggalan Belanda

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Belum Banyak Yang Tahu, Ada Lobang Jepang di Batanghari, Bukti Sejarah Peninggalan Belanda
istimewa
Belum Banyak Yang Tahu, Ada Lobang Jepang di Batanghari, Bukti Sejarah Peninggalan Belanda

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI  - Belum banyak yang tahu bahwa Jambi menyimpan sejarah pada masa perjuangan salah satunya ada di Bajubang Kabupaten Batanghari.

Bajubang tidak bisa dipisahkan dari Pertamina. Karena di Bajubanglah produksi pertama kali sumur minyak yang dikelola Pertamina tahun 1920 an.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Makan di Kota Jambi, Bakso Aci Kahot Selalu Ramai Dikunjungi Milenial

Itu dilakukan dua perusahaan kerja sama Belanda dan Amerika Serikat yakni Nederlands Indische Aordolie Maatschappij (NIAM) dan Bataafsche Petroleum ?Maatschappij (BPM).

Kini sumur tua Pertamina peninggalkan Belanda dan Amerika Serikat itu masih difungsikan untuk berproduksi. Padahal sumur tertua di Bajubang itu dulunya sempat ditutup produksinya pada 1977.

"Di Bajubang ini banyak sekali aset sejarah peninggalan perusahaan Belanda dan Amerika Serikat," ucap Andre, warga Bajubang, Sabtu (22/6).

Baca juga: Berikut Tips dan Cara Perawatan Budidaya Jamur Tiram

Selain sumur tua dan beberapa bangunan, juga ada lapangan tembak tidak begitu jauh dari Bajubang.

Dan itu juga diketahui masih sebagai bukti sejarah peninggalan Belanda di Indonesia. Selain itu, juga ada prasasti yang masih dituliskan menggunakan bahasa Belanda. 

Ada juga sebuah lubang menuju ke perut bumi di depan pintu masuk penjagaan Sekuriti Pertamina. Lobang itu dikenal warga sebagai Lobang Jepang dan merupakan peninggalan Jepang.

Baca juga: Tips dan Langkah Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Lobang itu sendiri dibangun Pemerintahan Jepang setelah mereka berhasil mengusir penjajah dan pengusaha Belanda dari Bajubang. "Satu lagi peninggalan yang berbau sejarah adalah lobang yang disebut orang sebagai Lobang Jepang," ungkapnya.

Andre sendiri tidak mengetahui lobang itu fungsinya untuk apa saja. Sebab, lobang yang memilik anak tangga menuju perut bumi tersebut sudah tertimbun reruntuhan tanah yang ada sehingga pintu masuknya juga telah buntu. "Tidak ada yang tau ini lobang untuk apa. Apakah ada tambang, tempat persembunyian atau gudang. Tidak ada yang tau dan belum ada yang berniat menggali lobang bersejarah ini,"ucap Andre.

Baca juga: 9 Cagar Budaya Yang Terdapat di Kota Jambi, Makam Belanda Hingga Bunker Jepang

Tribun memperoleh gambar yang sama dari lobang yang dimaksud. Tetapi dari gambar itu, tidak ada petunjuk lain bahwa Lobang Jepang yang dimaksud Andre adalah tempat berlindung dari ledakan. Dari sebuah foto lama, diperoleh keterangan Tempat Perlindungan Pejuang Tanah Minyak Jambi Masa Permiri 1945-1949,".

"Goa ini tempat berlindung pekerja yang ada saat perang berlangsung. Hanya saja belum diketahui di dalamnya itu apa saja dan sampai di mana," ucap Andre.

Bangunan Goa bersejarah itu kini hanyalah goa dengan besi yang terlihat dan tertimbun reruntuhan tanah diatasnya tanpa tersentu penggalian layaknya objek serah lain. Lapangan tembak itu kini sudah menjadi kebun sawit warga dan sumur tua itu kini telah banyak yang dimatikan fungsinya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved