Laksamana Cheng Hoo

Legenda Laksamana Cheng Hoo Singgahi 30 Negara, Naik Kapal Raksasa Seluas Lapangan Bola

Legenda Laksamana Cheng Ho Singgahi 30 Negara, Naik Kapal Raksasa Seluas Lapangan Bola

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Legenda Laksamana Cheng Hoo Singgahi 30 Negara, Naik Kapal Raksasa Seluas Lapangan Bola
Istimewa
Replika kapal Cheng Ho II di Golden Prawn, Bengkong, Batam.

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Pelayaran Laksamana Cheng Hoo Melegenda Singgahi 30 Negara: Naik Kapal Raksasa Seluas Lapangan Bola

Dalam sejarah pelayaran dunia, bangsa Funisia (kini Lebanon) tak bisa dikesampingkan.

Mereka pernah berlayar sampai ke Inggris untuk mencari timbel.

Baca juga: Rencanakan Hari Liburmu Bersama Keluarga, Berikut Daftar Hari Libur Nasional 2021

Bahkan, Kartago di Afrika Utara sudah dijadikan koloni mereka dan mereka pula yang mendirikan Kota Cadiz di Spanyol.

Semua itu berkat alat transportasi perahu jenis kano kecil yang sudah dikenal sejak tahun 1588 SM.

Sekitar 2.000 tahun sebelum bangsa Portugis menemukan rute pelayaran di benua Afrika, pelaut seperti Herodotus dari Yunani sudah melakukan pelayaran yang menakjubkan.

Selain kano, sampan merupakan alat transportasi laut, seperti yang digunakan penduduk di kawasan Pasifik.

Baca juga: Resep Nasi Goreng Rice Cooker Yang Simpel dan Enak, Anak Kos Patut Coba Ni

Dengan panjang lebih dari 30 m dan digandeng, sampan mereka bisa membawa 300 penumpang.

Sedangkan di Kepulauan Fiji digunakan rakit dari bambu. Rakit serupa dipakai pula oleh orang Indian mengarungi pantai Amerika Selatan untuk pertama kalinya.

Hal itu sudah dibuktikan dalam kisah pelayaran Thor Heyerdahl yang berlayar dari Peru ke Pulau Raroria sejauh 8.000 km menggunakan rakit Kon-Tiki.

Namun, sejarah pelayaran mencatat bahwa armada pelayaran yang cukup mengagumkan di dunia berasal dari Tiongkok.

Baca juga: Mengenal Cia Po, Makanan Khas Tionghoa Yang Bisa Pulihkan Kesehatan

Teknologi pembuatan kapal dari Tiongkok kala itu sangat maju dan mengalahkan armada-armada kapal dari Eropa.

Dipimpin Laksamana Cheng Hoo (zaman dinasti Ming), armada kapal Tiongkok melakukan tujuh kali pelayaran dengan lebih dari 30 negara tujuan di kawasan Asia Tenggara (termasuk ke Indonesia), Samudera Hindia, Laut Merah, Afrika Timur, dan lainnya.

Dari skala armadanya, pelayaran Cheng Ho yang dilakukan pada 1406 - 1433 memiliki armada kapal terbanyak dibandingkan dengan ekspedisi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa di Eropa.

Dalam setiap pelayaran itu beriringan 317 kapal dengan 37.000 anggotanya.

Menurut Kong Yuanzhi, setiap melakukan pelayarannya Cheng Ho menggunakan kapal berjuluk Pusaka yang panjangnya 138 m dan lebamya 56 m.

Inilah kapal terbesar di dunia pada pertengahan abad ke-15.

Revolusi transportasi terjadi ketika John Fitch membuat kapal bertenaga uap untuk menggerakkan baling-baling.

Baca juga: Cobain Resep Minuman Viral di TokTok, Campur Minuman Ini, Berubah Rasa Jadi Durian

Robert Fulton menyempurnakan revolusi itu dengan meluncurkan kapal North River Steamboat.

Saat peluncuran perdana mengarungi Sungai Hudson pada Agustus 1807, penduduk berjubel di tepi sungai menyaksikan mesin baru yang menakutkan itu melintas di atas sungai.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved