Makanan Khas Tahun Baru Imlek

Tujuh Makanan Keberuntungan Yang Biasa Disajikan Pada Tahun Baru Imlek, Ikan Menu Wajib

Tujuh Makanan Keberuntungan Yang Biasa Disajikan Pada Tahun Baru Imlek, Ikan Menu Wajib

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Tujuh Makanan Keberuntungan Yang Biasa Disajikan Pada Tahun Baru Imlek, Ikan Menu Wajib
Istimewa
Tujuh Makanan Keberuntungan Yang Biasa Disajikan Pada Tahun Baru Imlek, Ikan Menu Wajib

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Warga Tionghoa sebentar lagi akan merayakan Tahun Baru Cina.

Biasanya perayaan Tahun Baru Imlek dinikmati dengan berbagai cara, seperti menyaksikan acara barongsai atau membagikan angpao.

Baca juga: 9 Klenteng Yang Bisa Dikunjungi Guna Merayakan Imlek di Kota Jambi.

      
Namun, hal utama dari perayaan ini sebenarnya adalah jamuan makan keluarga dan relasi pada perayaan Tahun Baru Cina.

Karena hal ini diyakini akan membawa keberuntungan untuk tahun mendatang .

Simbolisme keberuntungan dari makanan Tahun Baru Cina didasarkan pada pengucapan dan penampilannya.

Berikut tujuh makanan keberuntungan yang biasa disajikan pada perayaan Imlek:

Dalam bahasa Mandarin ikan diucapkan "Yu" yang terdengar seperti kata yang berarti ‘keuntungan’ atau berlebih, atau surplus

Baca juga: Ada Pasar Hongkong, Pasarnya Warga Keturunan Tionghoa di Jambi

Masyarakat Tiongkok selalu suka memiliki keuntungan di akhir tahun, karena ketika mereka dapat menyimpan itu hingga akhir tahun, maka mereka dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan di tahun berikutnya.

Hal inilah yang membuat ikan menjadi hidangan yang wajib disajikan pada acara makan malam Imlek.

Ikan dapat disajikan dengan berbagai cara seperti direbus atau dikukus. Ikan yang dipilih untuk makan malam Tahun Baru juga harus didasarkan pada homofonik yang menguntungkan.

Baca juga: Laksamana Cheng Hoo, Ini Masjid Bernuansa Tionghoa Unik Ada di Jambi

Seperti ikan gurame yang dianggap membawa keberuntungan untuk tahun selanjutnya, atau ikan mas crucian yang melambangkan harapan untuk keberuntungan.

Hidangan ikan yang paling terkenal adalah ikan Danau Barat dengan acar kubis dan cabai, ikan kukus dalam saus cuka, dan ikan rebus dengan kaldu pedas.

Terdapat beberapa aturan yang harus dipenuhi ketika memakan ikan pada acara Imlek.

Baca juga: Legenda Laksamana Cheng Hoo Singgahi 30 Negara, Naik Kapal Raksasa Seluas Lapangan Bola

Pertama, kepala ikan harus dihadapkan pada tamu atau orang tua yang terhormat. Hal ini dapat diartikan sebagai mewakili rasa hormat kepada orang tersebut.

Keluarga yang berkunjung baru dapat menikmati menu makan ini setelah orang yang dihormati menyantap makanan terlebih dahulu.

Selanjutnya, ikan tidak boleh dipindahkan dari tempatnya, serta orang yang berada di posisi kepala dan ekor ikan harus minum bersama karena ini dianggap sebagai makna keberuntungan.

Pangsit (Jiaozi)

Pangsit atau dalam Bahasa Mandarin disebut ziao shi.

Dalam sejarah, lebih dari 1.800 tahun yang lalu pangsit (dalam bahasa Mandarin Ji?ozi) dianggap masyarakat Tiongkok sebagai makanan keberuntungan saat Imlek.
Hidangan tradisional ini dinikmati saat makan malam Imlek dan sangat populer di Tiongkok, terutama di Tiongkok Utara.

Legenda mengatakan, semakin banyak pangsit yang ada selama perayaan Tahun Baru, semakin banyak uang yang akan hasilkan di tahun berikutnya.

Baca juga: Rencanakan Hari Liburmu Bersama Keluarga, Berikut Daftar Hari Libur Nasional 2021

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved