Isolasi Mandiri di Hotel

OTG Covid-19 Boleh Isolasi Mandiri di Hotel Secara Gratis di 33 Hotel, Ini Caranya

OTG Covid-19 Isolasi Mandiri di Hotel Secara gratis, Simak ni Caranya, Ada 33 Hotel

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto OTG Covid-19 Boleh Isolasi Mandiri di Hotel Secara Gratis di 33 Hotel, Ini Caranya
istimewa
OTG Covid-19 Boleh Isolasi Mandiri di Hotel Secara Gratis di 33 Hotel, Ini Caranya

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Pemerintah telah mempersiapkan sekitar 33 hotel atau sekitar 4000 kamar hotel di DKI Jakarta untuk keperluan isolasi mandiri gratis bagi para pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG).

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, bahwa 33 hotel tersebut adalah jumlah hotel yang telah mendaftar ke pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta untuk menjadi fasilitas isolasi OTG.

Baca juga: Bersihkan Rumah Hingga Makan Bersama, Berikut Tradisi Orang Tionghoa Ketika Perayaan Imlek

“33 (hotel) itu yang ikut mendaftar ke PHRI, dan PHRI yang menyerahkan daftarnya pada Satgas dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” kata Maulana ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Dari jumlah 33 hotel tersebut baru sekitar 19 hotel yang terverifikasi oleh Pemda DKI Jakarta serta Satgas Penangangan Covid-19. Itu pun baru sekitar 7 hotel yang benar-benar dimanfaatkan sebagai lokasi isolasi OTG.

“Hotel-hotel tersebut harus diverifikasi lagi untuk dinyatakan siap atau sesuai standar untuk menerima orang-orang OTG pasien Covid-19. Yang keluar daftarnya 19 hotel. Tapi yang digunakan itu baru 6, karena volume (pasien) belum memenuhi,” sambung dia.

Baca juga: Mau Masak Gak Pake Ribet, Cobain Resep Capcay Kuah Rice Cooker

Prosedur isolasi gratis di hotel
Terkait prosedur isolasi OTG di hotel, ternyata berkaitan dengan kebijakan pemerintah, termasuk Satgas Covid-19 dan BNPB.

Menurut Maulana, hotel-hotel isolasi tersebut hanya akan menerima limpahan pasien dari Wisma Atlet. Jika jumlah pasien di Wisma Atlet dirasa telah penuh, barulah pasien OTG tersebut dialihkan ke hotel-hotel yang telah diverifikasi.

“Jadi kalau di Wisma Atlet keterisiannya berapa gitu, baru mereka lemparkan ke hotel. Tapi dibagi ya, tidak serta merta 19 hotel itu langsung dipakai,” papar Maulana.

Baca juga: Cobain Resep Sayur Asem, Untuk Menu Makan Siang Sederhana, Bikin Seger

Itulah mengapa sejauh ini, baru sekitar 7 hotel yang digunakan sebagai lokasi isolasi OTG. Karena jika sudah digunakan sebagai lokasi isolasi OTG, hotel tersebut sama sekali tidak bisa menerima tamu lagi.

Pasien OTG tidak bisa langsung datang ke hotel untuk melakukan isolasi. Semuanya dikoordinasi oleh pemerintah.

Hal berbeda berlaku untuk mereka yang memilih untuk melakukan karantina mandiri di hotel dengan biaya sendiri. Jika begitu, mereka bisa langsung datang ke hotel untuk mengambil paket khusus yang sudah disediakan oleh hotel-hotel tersebut.

“Enggak bisa langsung (datang) karena yang mengatur itu dari Satgas. Pertama, pemerintah tentu akan mendahulukan fasilitas punya pemerintah dulu. Tentu masuknya ke Wisma Atlet dulu,” jelas Maulana.

Baca juga: Liburan Saat Pandemi, Solo Traveling Bisa Kamu Lakukan, Eksplor Tempat Baru

“Kalau sudah mau penuh, baru dilimpahkan ke hotel. Enggak mungkin dia datang sendiri ke hotelnya, bilang saya mau isolasi tapi gratis dibiayai pemerintah. Kontrolnya enggak ada nanti,” tambah dia.

Fasilitas isolasi OTG di hotel
Fasilitas yang tersedia untuk pasien OTG yang melakukan isolasi di hotel bisa dibilang cukup mirip dengan fasilitas di Wisma Atlet.

Seperti fasilitas makan dan minum tiga kali sehari. Termasuk pula fasilitas laundry dan Wi-Fi agar pasien OTG tetap bisa beraktivitas di kamar mereka masing-masing.

Baca juga: Nikmati Citylight Kerinci dan Sunrise Pagi Hari di Bukit Sungai Tutung Kerinci

Terkait fasilitas makan dan minum, Maulana menjelaskan sistemnya benar-benar tanpa kontak. Makanan dan minuman akan diletakkan di koridor kamar oleh karyawan hotel yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Ilustrasi Hotel dengan Protokol Kesehatan.
Lihat Foto
Para pekerja hotel tersebut pun dipastikan telah melakukan tes Covid-19 dan sudah dipastikan bersih.

Nantinya, pasien OTG juga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Namun, hal tersebut disiapkan secara penuh oleh dinas kesehatan terkait, serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Cuman  Rp 50 Ribu, Bisa Makan 10 Varian Menu di Hotel Odua Weston Jambi

“Hotel hanya menyediakan fasilitas saja dengan kelengkapan yang diminta. Sisanya, misal ruangan untuk tes pasien di sana kita siapkan juga. Tapi dari sisi pengamanan, tenaga medisnya, dan pengawasan itu semua dari Satgas,” pungkas Maulana.

Terkait daftar hotel yang akan digunakan untuk isolasi pasien OTG, Maulana menegaskan tidak bisa menyampaikan data tersebut secara lengkap.

Pasalnya, tidak semua hotel tersebut sudah digunakan untuk isolasi OTG. Hotel-hotel yang sudah terverifikasi tapi belum digunakan untuk pasien OTG memang masih bisa menerima tamu biasa.

“Nanti tamunya takut, padahal belum dipakai. Walaupun mereka sudah dapat verifikasi tapi kan belum tentu dipakai semua, yang dipakai paling baru 7 hotel,” tutup dia.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved