Travel Blogger

Selain Membuat Konten, Ini Tantangan Oleh Seorang Travel Blogger

Selain Membuat Konten, Ini Tantangan Oleh Seorang Travel Blogger, Punya Ciri Khas

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa
Wahyu Herliyanto/Selain Membuat Konten, Ini Tantangan Oleh Seorang Travel Blogger 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Traveling alias jalan-jalan adalah kegemaran hampir semua orang.

Namun, siapa sangka, ternyata menjadikan hobi traveling sebagai pekerjaan tidak semudah yang diduga.

Travel blogger yang dikenal dengan akun @catatanbackpacker, Ashari Yudha menyebutkan sejumlah tantangan yang dihadapinya sebagai travel blogger.

Baca juga: Mau Tau Daftar Gaji Pramugari, Maskapai Ini Gaji Pramugari Per Jam

     
Hal pertama yang menurutnya tergolong menantang adalah membuat konten perjalanan secara kontinyu atau terus menerus.

Keharusan tersebut kadang mengalami hambatan karena pekerjaan. Yudha memiliki satu keuntungan saat ini, karena dia sudah menjadi full-time traveller.

"Kita harus kontinyu, harus bikin konten."

Baca juga: Traveler, Ini Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memotret Dengan Smartphone

"Sementara kadang mau jalan terus masih ada pekerjaan lain, ada keluarga, dan sebagainya," kata Yudha.

Yudha mengungkapkan ini saat ditemui seusai talkshow bersama Klook di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia juga mencontohkan momentum lebaran.

Yudha mengaku mendapatkan sejumlah tawaran perjalanan yang menarik, namun ia terpaksa menolak karena lebih memilih lebaran bersama keluarga.

Tantangan kedua, kata dia, adalah kreativitas para influencer yang semakin tinggi. Hal itu memacu setiap travel blogger untuk membuat konten yang lebih menarik.

"Jadi memacu kita harus lebih bagus, kompetisi secara sehat."

"Karena kan tujuannya sama-sama mempromosikan Indonesia di mata dunia," ucap dia.

Bagi mereka yang baru ingin memulai menjadi travel blogger, menurut Yudha, bukanlah hal yang sulit.

Hal terpenting adalah memiliki kemauan dan konsistensi dalam membuat konten.

Kita juga harus memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dari travel blogger lainnya.

Yudha mencontohkan jika kita melancong ke Jepang. Banyak orang mungkin lebih menyoroti keindahan pemandangan di kawasan-kawasan ternama di Jepang.

Baca juga: Garam Gunung Inum, Magnet Wisata Menarik di Sarolagun Patut Anda Kunjungi

Pada bagian semacam inilah kita harus mencari konten menarik yang berbeda dan tak dimiliki orang lain.

Misalnya, keseharian saat mengunjungi wilayah tersebut.

"Kayak bikin video beli console di Jepang seharga sekian."

"Itu bisa jadi dilihat lebih banyak orang, daripada bikin konten pemandangan Jepang yang lagi bagus-bagusnya."

"Karena enggak semua suka pemandangan dan itu lebih umum," kata Yudha.

"Jadi, pilihlah konsep yang lebih segmented tapi orang butuh," cetus dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved