Tips Traveling

Traveller, Ini Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memotret Dengan Smartphone

Traveler, Ini Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memotret Dengan Smartphone, Hasilnya

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Traveller, Ini Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memotret Dengan Smartphone
Istimewa
selfie. Traveller, Ini Tips Yang Bisa Dilakukan Saat Memotret Dengan Smartphone

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Memotret untuk mengabadikan berbagai hal dalam perjalanan adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan saat traveling.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat memotret dengan smartphone.

Baca juga: Garam Gunung Inum, Magnet Wisata Menarik di Sarolagun Patut Anda Kunjungi

Bagi banyak orang, smartphone yang senantiasa berada dalam genggaman adalah perangkat andalan untuk keperluan yang satu ini.

Smartphone masa kini memiliki kualitas tangkapan gambar yang tak kalah dibandingkan kamera digital stand alone. Ponsel pintar juga praktis untuk mengunggah hasil jepretan ke media sosial karena langsung terhubung ke internet.

Agar jepretan lebih ciamik, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat memotret dengan smartphone.

Travel blogger dan selebgram Putri Anindya membeberkan tips-tips ini saat berbicara dalam acara Gadget Story tentang Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus di Lotte Shopping Avenue, Kamis (15/3/2018) lalu. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Pastikan lensa kamera bersih. Persoalan yang satu ini mungkin terdengar sepele, namun sebenarnya krusial karena bisa sangat mempengaruhi hasil foto. Lensa yang ternoda bisa membuat foto terlihat buram, atau seolah berkabut.

Baca juga: 3 Tempat Wisata Menarik di Sarolangun Boleh Kamu Coba, Lihat Suku Kubu di Kampung SAD

“Tak perlu alat khusus untuk membersihkannya. Di lap pakai baju sebenarnya juga cukup,” ujar selebgram yang biasa disapa Puan tersebut.

Khusus untuk beberapa model smartphone Galaxy besutan Samsung, seperti Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus, perangkat akan memberitahukan pengguna apabila lensa kamera terdeteksi dalam keadaan kotor saat hendak memotret. Pengguna pun bisa langsung membersihkan agar foto tetap tampil maksimal.

2. Cari leading lines untuk komposisi menarik. Leading lines adalah elemen garis-garis dalam foto yang “menuntun” mata untuk menelusuri frame foto, misalnya jalan yang di ujungnya terdapat obyek menarik.

“Leading lines ini bentuknya bisa jalan atau struktur geometris. Tapi tak harus itu, karena bisa juga hal lain seperti pola bukit di padang pasir,” ujar Puan memberi contoh.

Baca juga: Menghilangkan Karat Mobil Anda Bisa Memanfaatkan Bumbu Dapur Ini

Dengan leading lines, pengguna smartphone bisa menjepret foto dengan pola geometris dan simetri. Puan menyarankan agar jeli melihat munculnya peluang untuk komposisi ini di lingkungan sekitar.

3. Perhatikan cahaya. Agar kualitas jepretannya maksimal, semua kamera membutuhkan cahaya yang mencukupi. Arah dan warna cahaya juga menentukan hasil akhir gambar dan bisa memberi efek visual yang dramatis pada foto.

“Bayangan yang muncul bisa mempertegas bentuk, membuat dimensi sebuah obyek menjadi lebih terlihat,” kata Puan. Pemotretan di pagi atau sore hari saat matahari bersinar dari samping obyek akan memberikan hasil berbeda dari siang hari, saat matahari tegak lurus di atas.

Saat malam hari atau berada di dalam ruangan, ponsel seperti duo Galaxy S9 yang dilengkapi optical image stablizer bisa meredam goyangan untuk memaksimalkan ketajaman gambar, bebas dari motion blur. Demikian juga dengan lensa berbukaan lebar (f/1.5, untuk duo Galaxy S9) untuk memaksimalkan cahaya yang masuk ke sensor kamera saat low-light.

Baca juga: Traveler Waspada Jika Hujan, Ini Tips Aman Dari Petir, Jangan Berteduh di Bawah Pohon

4. “Bingkai” gambar dengan frame. Salah satu teknik komposisi yang biasa dipakai dan bisa pula diterapkan di fotografi smartphone adalah framing alias membuat “bingkai di dalam bingkai foto”.

Dengan menempatkan obyek dalam sebuah “bingkai”, perhatian mata bisa lebih terfokus ke obyek tersebut, sekaligus memberikan efek visual yang menarik.

“Frame ini bisa macam-macam, misalnya jendela, pintu, terowongan, gerbang, obyek alami seperti cabang pohon, bahkan refleksi di air pun bisa digunakan untuk membingkai obyek,” terang Puan.

5. Hemat baterai. Kamera (digital) yang kehabisan baterai tak ada gunanya, demikian juga untuk smartphone. Tak ada baterai berarti tak bisa memotret.

Karena itu Puan menekankan pentingnya menjaga baterai gadget saat traveling. Apalagi, belum tentu daerah tujuan atau lingkungan sekitar menyediakan colokan listrik untuk mengisi baterai perangkat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved