Gunung Kerinci

Nekat Jalan Kaki Empat Bulan Dari Jepara, Dibayar Lunas Dengan Keindahan Gunung Kerinci Jambi

Nekat Jalan Kaki Empat Bulan Dari Jepara, Dibayar Lunas Dengan Keindahan Gunung Kerinci Jambi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
istimewa
Nekat Jalan Kaki Empat Bulan Dari Jepara, Dibayar Lunas Dengan Keindahan Gunung Kerinci Jambi 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Seorang pemuda asal Jepara, Jawa Tengah bernama Abu Syamsudin (29) berjalan kaki menempuh Jepara- Gunung Kerinci, Jambi.

Pria kelahiran 1991 itu menuntaskan perjalannya dalam kurun waktu kurang lebih selama empat bulan lamanya.

"Sebelumnya saya enggak kepikiran. Saat itu saya pikir mustahil bisa sampai di Kerinci. Tapi coba jalan akhirnya sampai Jambi," kata Abu, dilansir dari Tribun Jambi.

Baca juga: Mau Romantisan Hari Valentine, ASTON Jambi Hotel Menyediakan Paket Makan Malam Romantis

Setibanya di Kerinci, Abu bahkan disambut oleh Bupati Kerinci Adirozal

Menurut Abu, ia meninggalkan rumahnya di Jepara pada tanggal 11 November 2019.

Berjalan kaki berkilo-kilometer, ia pun tiba di puncak Gunung Kerinci pada 16 Maret 2020 sekitar pukul 06.35 WIB.

Artinya, Abu menempuh perjalanan sekitar empat bulan lamanya.

Baca juga: ASTON Jambi Hotel dan Conference Center Berikan Banyak Promo Menarik Sambut Hari Raya Imlek

Di sela perjalanannya, Abu juga sempat mendaki beberapa gunung yang ia lewati.

"Sebelum ke Gunung Kerinci, mendaki dulu ke gunung yang dilewati. Gunung Cikurai, Gunung Guntur, Gunung Salak, Gunung Karang, Gunung Rajabasa, Tanggamus, Seminung dan Gunung Pesagi," tuturnya.

Tidur di kuburan

Abu menuturkan, ia berjalan kaki penuh dari Jepara hingga Lampung.

Usai tiba di Lampung, ia sesekali mendapat tawaran tumpangan.

Namun tak sedikit tawaran yang ditolaknya.

"Memang banyak yang nawarkan tumpangan, tapi saya baru mau saat merasa lelah. Mobil yang sempat saya tumpangi jenis pikap," tutur dia.

Baca juga: Tidak Ada Perayaan Tradisi Imlek Tahun Ini, Protokol Kesehatan Ibadah Diperketat

Selama di perjalanan, Abu tidur di tempat-tempat umum, seperti SPBU, masjid dan lain sebagainya.

Uniknya, tanpa rasa takut pria ini pernah tidur di kuburan hingga hutan.

"Kalau di kuburan itu mudah, pasang matras," kata dia.

Mengagumi Gunung Kerinci
Panorama Gunung Kerinci, dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Kamis(1/3/2012). Gunung Kerinci yang berbentuk strato vulkano, mempunyai karakter letusan bersifat eksplosif, diselingi dengan adanya aliran-aliran lava.

Perjalanan Abu berjalan kaki selama empat bulan terbayar dengan indahnya pemandangan puncak Gunung Kerinci.
Ia mendaki dan menginjakkan kaki di Puncak Gunung Kerinci pada 16 Maret 2020 sekitar pukul 06.35 WIB.

Baca juga: Rekomendasi 14 Vihara di Jambi Bisa Untuk Rayakan Hari Raya Imlek

Abu menyebut, Gunung Kerinci memiliki jalur dengan pemandangan yang sangat indah dan tak ia temukan di gunung-gunung lain.

Ia berharap kedatangannya ke Kerinci bukan terakhir kalinya.

Suatu saat, Abu ingin bisa kembali lagi melakukan pendakian di Gunung Kerinci.

Abu berpesan pada masyarakat untuk menjaga dan melestarikan alam di Gunung Kerinci.

"Karena orang mancanegara datangnya untuk melihat alam. Kita harus peduli," kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved