Tol Trans Sumatera

UPDATE, Dokumen Pengadaan Tanah Tol Jambi-Betung Ditandatangani, Ditargetkan Selesai 2023

Penandatanganan dokumen pengadaan tanah untuk pembangunan ruas tol Trans Sumatere rute Jambi-Tempino-Betung akhirnya dilakukan

Editor: Rahimin
tribunjambi/mareza sutan
Plh Gubernur Jambi, Sudirman. UPDATE, Dokumen Pengadaan Tanah Tol Jambi-Betung Ditandatangani, Ditargetkan Selesai 2023 

UPDATE, Dokumen Pengadaan Tanah Tol Jambi-Betung Ditandatangani, Ditargetkan Selesai 2023

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Penandatanganan dokumen pengadaan tanah untuk pembangunan ruas tol Trans Sumatera rute Jambi-Tempino-Betung akhirnya dilakukan, Rabu (17/2/2021).

Plh Gubernur Jambi, Sudirman menyampaikan, pembangunan tol ruas Jambi-Tempino-Betung ini hanya akan melalui satu kabupaten, yaitu Muarojambi.

"Yang terlalui hanya satu kabupaten. Sudah kita telusuri, sudah kita tinjau lokasinya. Tahapan berikut setelah penetapan lokasi ini, itu tahapan pelaksanaan," katanya, usai penandatanganan di ruang kerjanya

Baca juga: Soto Semurup, Kuliner Khas Kerinci Yang Terkenal dan Patut Tribunners Coba, Ini Kelezatannya

Baca juga: Seliho Kayo, Rumah Makan di Kerinci Yang Sediakan Menu Khas, Pernah Dikunjungi Sandiaga Uno

Pelaksanaan pembebasan lahan itu akan menjadi tanggung jawab dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Nanti, pihaknya akan mendistribusikan penetapan lokasi tersebut kepada Kantor BPN Muarojambi.

Ruas tol sepanjang sekitar 191 kilometer ini, sepanjang 33,96 kilometer akan melewati dua kecamatan di Kabupaten Muarojambi.

Pembangunan Jalan Tol Sumatera
Pembangunan Jalan Tol Sumatera (ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRA)

Yakni, Mestong yang meliputi Desa Sungai Landai dan Muara Sebapo, dan Kecamatan Jambi Luar Kota meliputi Desa Sungai Bertam, Pematang Gajah, dan Kelurahan Pijoan.

Tendi Hardianto selaku Kepala Satuan Kerja Pengadaan Tanah Jalan Tol Trans Sumatera wilayah II mewakili Kementerian PUPR memperkirakan, bagian proyek strategis nasional (PSN) di Jambi ini paling lambat akan rampung pada 2023 mendatang.

"Kalau dari target kita 2022. Tapi mungkin untuk pengerjaan fisiknya, kita lihat mana yang tanah sudah bebas, nanti konstruksi harus bisa mengikuti pekerjaannya, sehingga kita harapkan 2024 ini bisa tuntas. Di Jambi ini, mudah-mudahan program kita 2022 atau paling telat 2023 itu sudah tuntas dan harus sudah operasional," ulasnya.

Baca juga: 6 Spot Menarik, Kekinian dan Instagramable Jika Tribunners Berkunjung ke Objek Wisata Danau Tangkas

Baca juga: Daftar 10 Destinasi Wisata Kuliner, Sekaligus Tempat Nongkrong Asyik di Sungai Penuh & Instagramable

Terkait kapan mulai pengerjaan fisik, hal itu nanti akan melihat kesiapan tanah atau lahan yang akan dijadikan tol.

Manajer Pengadaan Tanah PT Hutama Karya, Hendra Mulyana Soemantri menyebut, sebagian besar tanah yang akan dilewati tol adalah jenis tanah rawa dan tanah gambut. Selain itu, ada juga kawasan hutan dan kebun.

Terkait progres pengerjaan yang akan dilakukan, dia mengaku masih dalam tahap mendesain sembari menunggu pengadaan tanah rampung. Termasuk juga terowongan harimau yang, hingga saat ini, masih didesain.

"Sambil desainnya jalan, pengadaan tanahnya juga jalan. Mulainya sih, idealnya kalau sudah ada tanah, sekitar 30 persen tanahnya sudah bebas mungkin kita masuk sekitar 1,5 tahun. Target 2023 selesai," jelasnya.(mareza sutan AJ)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved