Sumber Air Asin

Air Asin Garam Inum Sudah Pernah Diteliti Orang Jepang, Bisa Berpotensi Untuk Obat

Ternyata, Air asin Garam Inum yang terletak di Desa Sungai Keradak Kecamatan Batang Asai, Sarolangun pernah diteliti orang dari Jepang.

Editor: Rahimin
istimewa
Sumber air asin di Desa Sungai Keradak. Air Asin Garam Inum SUdah Pernah Diteliti Orang Jepang, Bisa Berpotensi Untuk Obat 

Air Asin Garam Inum Sudah Pernah Diteliti Orang Jepang, Bisa Berpotensi Untuk Obat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rifani Halim

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, SAROLANGUN - Ternyata, Air asin Garam Inum yang terletak di Desa Sungai Keradak Kecamatan Batang Asai, Sarolangun pernah diteliti orang dari Jepang.

Hal tersebut dikatakan Idrus, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sarolangunbeberapa waktu lalu kepada Tribun Jambi.

Ia mengatakan, satu orang Jepang tersebut mengambil sampel di sumber Air Asin Garam Inum untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Baca juga: Traveller, Ada Garam Inum di Desa Sungai Keradak Sarolangun, Air Asin Berasal Dari Pegunungan

Baca juga: Jalan Tol Trans Sumatera, Rute Betung-Tempino Hanya Akan Melewati Kabupaten Muaro Jambi

"Dari hasil penelitian mereka, kadar garamnya jauh lebih tinggi dari air laut," ungkap Idrus beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, air asin Garam Inum yang diteliti oleh orang Jepang tersebut memiliki khasiat.

"Sampai sekarang masih dalam penelitian oleh mereka. Kata kereka air asin Garam Inum memiliki potensi untuk obat. Orang tersebut menawarkan perkilo kalau tidak salah sampai 600 ribu rupiah," ujarnya.

Sumber air asin di Desa Sungai Keradak.
Sumber air asin di Desa Sungai Keradak. (istimewa)

Ia menambahkan, ke depan Air Asin Garam Inum peluang kerja sama dengan pihak orang Jepang tersebut, paling tidak akan memberdayakan masyarakat sekitar.

Baca juga: Daftar Rekomendasi Lima Hotel atau Penginapan Murah di Kerinci Buat Tribunners

Baca juga: Kerinci Arafah Resort, Tempat Menginap Asyik, Bisa Menikmati Keindahan Danau Kerinci

"Jadi apapun hasilnya untuk masyarakat sekitar situ, tidak boleh kita tinggalkan masyarakat situ. Tidak boleh kita lepas di ambil orang luar tapi masyarakat tidak dapat apa-apa," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved