Gunung Bromo KW di Merangin

Gunung Bromo KW di Merangin, Tempat Favorit Anak Muda Berburu Foto Yang Instagramable

Gunung Bromo KW di Merangin, Tempat Favorit Anak Muda Berburu Foto Yang Instagramable

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa
Gunung Bromo KW/Gunung Bromo KW di Merangin, Tempat Favorit Anak Muda Berburu Foto Yang Instagramable. 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Objek wisata menarik di Kabupaten Merangin rupanya banyak membuat anda penasaran.

Pasalnya, di sana terdapat spot wisata yang cakep banget. Tempat favorit anak muda berburu foto yang Instagramable. 

Baca juga: Gemerlap Lampu di Car Free Night Tugu Keris Siginjai Kota Jambi, Wisata Kuliner Malam

Tribunners harus tahu, bukan cuma Jawa Timur saja yang terkenal karena memiliki objek wisata Gunung Bromo.

Di Jambi juga ada lho, wisata serupa, tapi Gunung Bromo KW, hehe !

Meskipun bukan Bromo asli, objek wisata ini sangat mirip sekali dengan aslinya.

Baca juga: Rekreasi dan Edukasi Anak Dengan Menggambar, Taman Remaja Kota Jambi Selalu Ramai di Akhir Pekan

Gunung berpasir berwarna coklat nan eksotis membuat tribunners terpesona.

Objek wisata ini ada di Desa Pulau Layang, Kecamatan Batang Masumai, Merangin, Jambi.

Dengan keunikannya ini tak heran, wisata Gunung Bromo palsu atau kw di Kabupaten Merangin ini menjadi salah satu jujukan para pemburu poto atau hunting poto.

Baca juga: Taman Remaja Kota Jambi, Selalu Ramai di Kunjungi Para Millenial Kota Jambi

Hasil foto yang menarik, kekinian dan Instagramable menjadikan objek wisata Gunung  Bromo KW ini menjadi favorit 

Jarak yang ditempuh untuk mencapai lokasi ini jika dari pusat Kota Bangko tidak terlalu jauh, sekitar 30 menit.

Tribunners juga harus tahu, objek wisat ini adalah bekas tambang lho!

Objek wisata yang kini dijuluki Gunung Bromo KW ini adalah lokasi bekas tambang biji besi. 

Yang mana, hasil ekploitasi alam yang ditinggalkan oleh perusahaan tambang karena larangan pemerintah untuk ekspor sumber daya alam mentah.

Biji besi ini juga mengandung emas dan tembaga. Sehingga apabila dijual sebagai biji besi, indonesia akan mengalami kerugian dari nilai emas dan tembaga yang terkandung di dalamnya. 

Kini, tambang itu tidak beroperasi lagi dan hanya meninggalkan sejarah.

Bagaimana, tribunners tertarik untuk mengunjungi lokasi ini.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved