Niat Zakat Fitrah

Jangan Lupa Bayar Zakat, Ini Bacaan Lengkap Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Anak

Jangan Lupa Bayar Zakat, Ini Bacaan Lengkap Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Anak

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa/ beras ilustrasi zakat fitrah
Jangan Lupa Bayar Zakat, Ini Bacaan Lengkap Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Anak 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Pada bulan Ramadhan, setiap umat Muslim diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah.

Membayar zakat adalah rukun Islam keempat. Menjelang Idul Fitri umat muslim sedunia wajib untuk menunaikan zakat fitrah.

Baca juga: Pakai Produk Hijab Lokal, Anindyascraf Sediakan Pakaian Muslim Syari Banyak Digemari

Berikut bacaan lengkap niat zakat fitrah untuk diri sendiri, keluarga, dan anak.

Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus ditunaikan dan harus dibayarkan tepat waktu. Karena jika ditunaikan setelah salat Id maka bukan lagi sebagai zakat melainkan sedekah.

Berikut bacaan lengkap niat zakat fitrah:

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Taala.”

Baca juga: Wisata Hijab di Kota Jambi, Rekomendasi Buat Beli Persiapan Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: 8 Lokasi Ngabuburit Asyik dan Menarik di Kota Jambi, Ada Pasar Beduk, Hingga Tempat Kongkow

2. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Seluruh Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardu karena Allah Ta'ala.”

Baca juga: Coba Resep Sederhana Es Permen Karet Yang Viral di Warung Ampel, Buat Menu Buka Puasa

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan namanya), fardu karena Allah Ta'ala.”

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan namanya), fardu karena Allah Ta'ala.”

Baca juga: Coba Kue Lebaran Khas Jambi Ini, Ada Lempok Durian Hingga Kacang Sembunyi

5. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Taala.”

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'ala.”

Dari Tribun Pontianak.com, yang dilansir dari baznas.go.id, ada 8 golongan orang-orang yang menerima zakat ini, yaitu sebagai berikut:

Dalam QS. At-Taubah ayat 60, Allah memberikan ketentuan ada delapan golongan orang yang menerima zakat yaitu sebagai berikut:

Fakir, mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
Miskin, mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan.

Amil, mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
Mu'allaf, mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah.
Hamba sahaya, budak yang ingin memerdekakan dirinya.
Gharimin, mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.
Fisabilillah, mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya.
Ibnu Sabil, mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved