Cara Mengatur Uang THR

Berikut Tips 6 Cara Mengatur Uang THR Dimasa Corona, Ingat Bayar Zakat dan Investasi

Berikut Tips 6 Cara Mengatur Uang THR Dimasa Corona, Ingat Bayar Zakat dan Investasi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa /kompas/ ilustrasi THR
Berikut Tips 6 Cara Mengatur Uang THR Dimasa Corona, Ingat Bayar Zakat dan Investasi 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri, uang THR (Tunjangan Hari Raya) menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh para pekerja.

THR umumnya dibayarkan oleh perusahaan setahun sekali dan selambat-lambatnya diberikan seminggu sebelum hari raya tiba.

Baca juga: Galeri WUJBI Memberikan Promo Paket Buka Bersama dan Nikmati Promo Belanja Kue Kering

Uang THR harus dikelola dengan baik. Di masa corona ini, Anda harus bisa mengatur uang THR agar kondisi keuangan lebih sehat.

seprti dilansir dari Kompas.com, berikut tips 6 cara mengatur uang THR dimasa corona, ingat bayar zakat dan investasi.

1. Bayar Utang
Prioritaskan uang THR untuk melunasi utang. Catat semua utang, mulai dari utang PayLater, pinjaman online, kartu kredit hingga pinjaman uang teman/kerabat. Lalu, buatlah prioritas utang besar dan urgent yang wajib dibayar lunas dengan uang THR.

Idealnya, alokasikan 30 persen hingga 50 persen uang THR untuk bayar utang. Kedepannya, diharapkan Anda bisa lebih bijak dalam berhutang. Kurangi utang konsumtif, tahan diri dulu untuk tidak berhutang lagi kecuali untuk kebutuhan yang sifatnya darurat atau produktif.

Baca juga: Rekomendasi Kue Khas Lebaran, Coba Kuping Gajah Camilan Renyah dan Tampilan Menarik

Baca juga: Stik Bayam Keju, Camilan Spesial Penuh Nutrisi Isi Hari Raya Idul Fitri, Bikin Nagih

2. Dana Darurat
Gunakan uang THR untuk simpanan dana darurat. Dana darurat itu penting sebab dana ini akan bermanfaat menolong Anda ketika masa corona atau pas terkena musibah. Misalnya, kehilangan pekerjaan, keluarga sakit, kecelakaan, atau mobil/motor mendadak rusak.

Alokasikan sebesar 20 persen – 30 persen dari uang THR untuk kas dana darurat. Pilih instrumen yang mudah dicairkan dan rendah risiko untuk menyimpan dana darurat seperti uang tunai, tabungan, deposito, emas atau reksadana pasar uang.

Baca juga: Coba Membuat Keripik Bayam Yang Simpel, Camilan Renyah Buat Lengkapi Kue Lebaran

Baca juga: Resep Kue Khas Lebaran, Kue Kuping Gajah Rasanya Nikmat Buat Camilan Lebaran

Khusus bagi Anda yang tidak punya dana darurat sama sekali, segera mulai. Tapi, tidak perlu ngoyo mengumpulkannya, mulai bertahap saja yaitu sisihkan uang THR dan uang gaji sebesar 10 persen -20 persen setiap bulan.

Sementara, bagi yang punya dana darurat, tetaplah disiplin menabung hingga nilainya mencukupi. Level ideal dana darurat yakni 5-6 kali pengeluaran bulanan.

3. Bayar Zakat dan Sedekah
Sebagai umat muslim, jangan lupa setelah menerima rejeki THR, bayarlah zakat dan sedekah agar harta yang dimiliki menjadi lebih berkah. Alokasikah uang THR sekitar 5 persen – 10 persen untuk bayar zakat dan sedekah.

Zakat yang perlu dibayar antara lain zakat profesi dan zakat fitrah. Menurut aturan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 2017, bila penghasilan atau THR yang diterima lebih dari Rp 5.240.000 maka Anda wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen.

Sedangkan, besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan per orang adalah 3,5 liter beras atau uang yang dengan harga beras tersebut.

Baca juga: Biskuit Gem Rose, Kue Khas Lebaran Legendaris Banyak Digemari Anak-Anak

Baca juga: Banyak Digemari, Ini Rekomendasi 16 Kue Khas Lebaran Hadir Saat Hari Raya Idul Fitri

4. Investasi
Untuk mewujudkan keuangan yang sehat, Anda harus memiliki investasi. Sadari pentingnya investasi dalam membantu Anda mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Jadi, mumpung ada rejeki, janga lupa investasi. Sisihkan uang THR sebesar 10 persen – 20 persen khusus untuk pos investasi. Pilih instrumen investasi yang sesuai dengan profile risiko dan pengetauan finansial Anda.

Misalnya, apabila Anda paham tentang saham beserta risikonya, Anda boleh membeli saham. Namun, bila Anda belum melek investasi, pilih saja yang berisiko rendah seperti reksadana pasar uang atau deposito.

5. Kebutuhan Lebaran
Sebisa mungkin, hindari membelanjakan uang THR semuanya untuk kebutuhan atau keinginan lebaran. Ingat, Anda harus mulai bisa menentukan mana kebutuhan prioritas dan bukan. Jangan sampai menyesal karena uang THR habis semua untuk belanja atau makan enak dan mahal.

Cukup alokasikan 10 persen – 20 persen dari uang THR untuk kebutuhan lebaran. Jadi, meskipun belum bisa mudik gara-gara corona, Anda tetap bisa berbagi kebahagiaan dengan keluarga di kampung halaman. Misalnya, mengirimkan parcel sembako/kue lebaran maupun berbagi angpau hari raya dengan sanak saudara di kampung halaman.

6. Tegas dan Tahan Diri

Kunci keuangan sehat saat lebaran ialah tegas menggunakan uang THR untuk kebutuhan yang penting dan bisa menahan diri dari berbagai godaan diskon belanja online. Jadi, ketika Anda menerima THR nanti, jangan lupa terapkan tips jitu mengelola uang THR Anda supaya kondisi keuangan menjadi lebih baik, uang terlunasi, punya simpanan dana darurat dan investasi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved