Larangan Mudik 2021

Mudik Antar Kota Dalam Provinsi Jambi Dilarang, Polisi Sekat 33 Pos Perbatasan

Mudik Antar Kota Dalam Provinsi Jambi Dilarang, Polisi Sekat 33 Pos Perbatasan

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa/larangan mudik 2021
Masih Bingung Dengan Mudik 2021, Simak Aturan Lengkap Larangan Mudik Lebaran 2021 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI- Berstatus orange yakni Kota Jambi dan Sungaipenuh, lalu Kabupaten Muarojambi, Tanjab Timur, Tebo, Bungo dan Batanghari.

Sisanya, masuk zona kuning seperti Sarolangun, Merangin, Kerinci dan Tanjab Barat.

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Bandara Sultan Thaha Jambi Siapkan Posko Monitoring dan Pemeriksaan Dokumen

"Dari sisi zonasi Jambi belum aman dan sangat membahayakan untuk kegiatan arus mudik masyarakat," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman usai rakor forkompimda terkaitan keputusan larangan mudik antar kabupaten/kota dalam provinsi, Rabu (28/04/2021). 

Ia menegaskan dengan adanya larangan mudik ini, pada 6-17 Mei nanti, memang semua diminta balik arah.

Baca juga: Silaturahmi Tetap Terjaga Saat Larangan Mudik 2021, Pihak Bandara Jambi Himbau Manfaatkan Teknologi

Baca juga: Gak Perlu Ribet, Cara Praktis Buat Telur Kecap Enak, Buat Makan Malam atau Menu Sahur Nikmat

Kecuali dua daerah aglomerasi (dua kota menyatu) seperti Kerinci dan Sungaipenuh serta Jambi dan Muarojambi.

Untuk para pekerja yang keluar masuk perbatasan karena urusan pekerjaan, nantinya cukup membawa surat keterangan kerja, karena tidak termasuk aktifitas mudik.

"Sesuai pengecualian pemerintah pusat seperti ibu hamil, kematian, transportasi logistik dan aturan pengecualian dari pemerintah pusat lainnya, boleh melintas," sambung Sudirman.

Untuk pengawasan mudik, sebelum H-7 Lebaran akan ada pengetatan masuk ke Jambi dan pos penjagaan perbatasan antar kota/kabupaten.

Personel TNI-Polri, Dishub dan Dinas Kesehatan, Satpol PP akan menjaga 33 pos perbatasan. Diantaranya 25 pos perbatasan kabupaten/kota dan 8 pos untuk daerah perbatan antar provinsi, yakni dua di laut dan enam di darat.

Baca juga: Coba Resep Es Kacang Hijau Kelapa, Menu Buka Puasa Yang Segar Penuh Nutrisi

Baca juga: Menu Buka Puasa, Pelepas Dahaga Saat Berbuka Puasa, Coba Es Dawet Original Dua Putri Ayu Kota Jambi

"Kalau tidak ada surat rapid antigen 1x24 jam, secara acak pengendara akan dilakukan rapid tes antigen," kata Sudirman menjelaskan.

Pemeriksaan pemudik

Untuk pemudik yang masuk ke Jambi memang harus diperketat, tidak hanya berbadan sehat dan mengantongi surat rapid antigen tetapi domisili juga ditanyakan. Pemeriksaan secara detail dan komprehensif akan diberlakukan.

Mereka akan diperiksa di posko perbatasan antar provinsi yaitu Mestong, Provinsi Jambi-Provinsi Sumatera Selatan, kemudian Desa Suban Provinsi Jambi-Provinsi Riau.

Selanjutnya Sarolangun, Provinsi Jambi-Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian Bungo, Provinsi Jambi-Sumatera Barat.

Tidak hanya itu, di Kabupaten Kerinci ada dua Pintu, yakni jalur Tapan dan Muarolabuh dengan Provinsi Sumatera Barat.

Untuk pos yang dilaut itu menjaga jalur masuk dari Tembilahan dan Batam, Provinsi Kepulaan Riau. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved