Masakan Khas Lebaran

Rekomendasi 5 Masakan Spesial dan Khas Lebaran, Sering Dihidangkan Hari Raya Idul Fitri

5 Masakan Spesial dan Khas Lebaran Sering Dihidangkan Hari Raya Idul Fitri Pendamping Nadi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa/ sambal goreng kentang/@christina_leny
5 Masakan Spesial dan Khas Sering Dihidangkan Hari Raya Idul Fitri 

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tibalah saatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Hari Raya Idul Fitri dimaknai oleh umat Islam sebagai penanda hari kemenangan karena telah berhasil "mengalahkan" hawa nafsu dan godaan-godaan selama berpuasa.

Baca juga: Sambung Silaturahmi, Pilihan Ucapan Pantun Menarik Hari Raya Idul Fitri, Bisa Dikirimkan di Medsos

Berbicara mengenai Hari Raya Idul Fitri, banyak masakan spesial dan masakan khas lebaran sering dihidangkan Hari Raya Idul Fitri.

Berikut 5 masakan spesial dan masakan khas lebaran sering dihidangkan Hari Raya Idul Fitri.

1. Ketupat

Makanan ini adalah salah satu yang terfavorit dan tak boleh absen saat Hari Raya Idul Fitri tiba.

Baca juga: Cobain Kuliner Khas Muaro Jambi, Kue Pakipuk Dengan Rasa Kenyal dan Renyah Cocok Menu Buka Puasa

Baca juga: Bulan Ramadhan Segera Berakhir, Berikut Panduan Lengkap Tata Cara dan Niat Membayar Zakat Fitrah

Makanan berbahan beras yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa muda ini akan dipotong-potong dan disajikan bersama hidangan wajib lainnya seperti opor ayam.

Diberitakan Kompas.com, (25/6/2017), ketupat berasal dari dari masa hidup Sunan Kalijaga, tepatnya di masa syiar Islamnya pada abad XV hingga XVI.

Sunan Kalijaga menjadikan ketupat sebagai budaya sekaligus filosofi Jawa yang berbaur dengan nilai ke-Islaman.

Masyarakat Jawa dan Sunda menyebut ketupat sebagai kupat yang berarti ngaku lepat atau mengakui kesalahan.

Baca juga: Cara Yang Benar dan Langkah Menganyam Ketupat, Buat Hidangan Lebaran Hari Raya Idul Fitri

2. Opor ayam

Selain ketupat, masakan khas lain di hari raya Idul Fitri adalah opor ayam.

Opor ayam adalah menu berkuah (santan) dengan isi daging ayam dan bumbu rempah.

Paduan antara potongan daging ayam yang empuk dengan gurihnya kuah santan dan wanginya aroma bumbu menjadikan opor ayam salah satu menu andalan saat Idul Fitri.

Santan yang kental adalah salah satu kunci sedap dan gurihnya sajian opor ayam ini.

Namun, penggunaan santan kental tersebut sebaiknya dihindari lantaran dapat menimbulkan masalah kesehatan nantinya.

Gunakan santan yang encer dapat menjadi solusi untuk mengganti penggunaan santal kental tersebut.

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Bandara Jambi Sepi, Garuda Indonesia Masih Layani Jadwal Penerbangan

3. Sambal goreng kentang atau daging

Hidangan lain yang juga khas saat lebaran adalah sambal goreng kentang.

Adapun cara membuatnya yaki potong kentang berbentuk kotak-kotak kecil, lalu goreng hingga matang.

Kemudian, belah petai menjadi dua, goreng sebentar, sisihkan, haluskan bumbu dasar, lalu tumis dengan api kecil hingga kecoklatan dan harum.

Masukkan daging ke dalamnya, dan masak sampai mengeluarkan minyak dan matang. Masak dengan api kecil hingga daging mengering, lalu tambahkan santan ke dalamnya.

Jika daging masih terlalu keras, tambahkan sedikit air, lalu masak kembali sampai kering.

Setelah daging empuk dan kering, masukkan kecap manis ke dalamnya, aduk rata, tambahkan irisan cabe merah besar, kentang dan petai yang sudah digoreng. Aduk rata sampai tercampur sempurna dan matang.

Baca juga: Toko Kelontong di Jambi Ini Terkenal Murah Dengan Pelayanan Menarik, Wisata Belanja Menarik

4. Ayam gagape
Hidangan yang biasanya disajikan saat lebaran ini berasal dari Makassar. Ayam gagape terbuat dari olahan ayam kampung dengan daging yang lembut.

Hidangan ini umumnya dijadikan lauk sebagai pelengkap ketupat. Namun, bisa juga disantap dengan nasi putih.

Tampilan Ayam Gagape mirip seperti opor yakni berkuah santan gurih serta campuran rempah-rempah segar.

Selain itu, cita rasa masakan Makassar memang terkenal kaya akan penggunaan bumbu-bumbu rempah khas Sulawesi.

5. Semur

Kemudian, masakan yang khas saat lebaran yakni semur. Hidangan ini berbahan dasar daging dengan kuah cokelat yang pekat.

Isian daging juga dapat diganti dengan bahan lain seperti kentang, petai, tempe atau bahan-bahan lain sesuai selera masing-masing.

Adapun bahan dari kuah yang berwarna coklat tersebut berasal dari campuran kecap, bawang merah, bawang putih, pala dan bahan lainnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved