Silaturahmi Online

Berikut 3 Cara Kegiatan Lebaran Ditengah Pandemi, Silaturahmi Online dan Tidak Mudik

Berikut 3 Cara Kegiatan Lebaran Ditengah Pandemi, Silaturahmi Online dan Tidak Mudik

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Berikut 3 Cara Kegiatan Lebaran Ditengah Pandemi, Silaturahmi Online dan Tidak Mudik
Istimewa/silaturahmi online, Kegiatan Lebaran Ditengah Pandemi
Berikut 3 Cara Kegiatan Lebaran Ditengah Pandemi, Silaturahmi Online dan Tidak Mudik

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI - Situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh negeri tentunya mengubah kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilakukan oleh umat Islam saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Demi menekan laju penyebaran virus corona penyebab Covid-19 masyarakat dihimbau untuk membatasi pergerakannya dan merayakan lebaran ditengah pandemi.

Baca juga: Rayakan Lebaran Ditengah Pandemi, Simak 5 Tips Aman Menerima Tamu di Hari Raya Idul Fitri

Ada kekhawatiran, jika Lebaran berjalan seperti tradisi selama ini, mudik, shalat Idul Fitri yang ramai oleh jemaah, dan saling berkunjung atau berkumpul akan berpotensi meningkatkan penyebaran penularan virus Covid-19.

Berikut 3 cara kegiatan Lebaran ditengah pandemi, silaturahmi online dan tidak mudik.

1. Shalat Idul Fitri di rumah

Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjemaah dan dapat dilakukan sendiri. Jika dilakukan berjemaah, maka jumlah jemaah yang shalat minimal 4 orang, satu orang imam dan tiga orang makmum.

"Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid)," demikian bunyi salah satu bagian fatwa MUI seperti diberitakan Kompas.com.

Baca juga: Kapan Hari Raya Idul Fitri 2021, Simak Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1442 H Digelar Hari Ini

Baca juga: Cobain Buat Kue Nastar Kismis Kelapa, Rasanya Gurih dan Enak, Camilan Hari Raya Idul Fitri

2. Silaturahmi secara online

Silaturahim memang tidak hanya dilakukan saat hari raya Idul Fitri.

Namun, momen Idul Fitri terasa spesial karena kita dipertemukan dengan keluarga dan sanak saudara yang tinggal berjauhan.

Momen ini juga dipakai untuk saling meminta maaf dan juga memaafkan atas kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat sebelumnya.

Baca juga: Muarojambi Masuk Zona Merah Sangat Beresiko, Bupati Masnah Himbau Shalat Idul Fitri Ditiadakan

Baca juga: Daftar 4 Kue Dodol Khas Jambi Yang Cocok Buat Camilan Nikmat Lebaran Hari Raya Idul Fitri

Sebagai langkah pencegahan agar virus corona tidak semakin menyebar, maka masyarakat diharapkan untuk mengurangi interaksi sosial secara langsung, termasuk mudik dan bermaaf-maafan secara langsung.

Anwar menyebut bahwa kita harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjaga diri kita dan orang lain.

Jangan sampai kehadiran kita justru menimbulkan celaka atau kemudharatan bagi orang lain.

"Kita bisa mempergunakan teknologi dengan misalnya melalui SMS, WA, video call, Zoom. Bisa juga melalui Facebook, Instagram, sehingga rasa kangen dan rindu kita kepada sanak saudara serta teman dan handai taulan bisa terpenuhi," kata Anwar.

Menurut dia, yang terpenting adalah tujuan dari silaturahim itu sendiri, yakni saling meminta dan memberi maaf, sehingga hidup akan terasa lebih tenang karena mendapat cinta dari Allah dan dari sesama manusia.

Baca juga: Daftar 4 Kue Dodol Khas Jambi Yang Cocok Buat Camilan Nikmat Lebaran Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Kue khas Jambi, Dodol Nanas Tangkit Bisa Menjadi Camilan Saat Lebaran Hari Raya Idul Fitri

3. Tidak mudik

Pemerintah telah melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) ke berbagai daerah. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved