Simak Detik-Detik Hari Raya Waisak, Ada Arak-Arakan Air dan Api, Diarak Menuju Candi Borobudur

Simak, Detik-Detik Hari Raya Waisak, Ada Arak-Arakan Air dan Api, di arak ke candi borobudur

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa/Candi Muarojambi/Instagram:@pesonajambi
Ada Candi Muarojambi, Ini 6 Candi Muarojambi Pernah Jadi Tempat Peringatan Waisak di Indonesia 

 

 

"Kemudian dari Borobudur, sebelum ke sana, ditaruh di Candi Mendut. Dari Mendut diarak melewati Candi Pawon," ujar dia.

 

Dahulu, kata Suhu Benny, arak-arakan dilakukan dengan menggunakan delman. Seiring berjalannya waktu, kendaraan seperti mobil truk pun digunakan untuk kegiatan tersebut.

 

Selama arak-arakan tengah berlangsung, sebagian besar umat Buddha menunggu di Candi Mendut.

 

Pembentukan panitia Hari Raya Waisak

Sebelum melakukan arak-arak, Suhu Benny mengayakan bahwa para umat Buddha yang melibatkan departemen keagamaan dan majelis, membentuk panitia pelaksanaan Hari Raya Waisak.

 

Setelah kepanitiaan dibentuk, mereka akan membuka pendaftaran siapa saja umat Buddha yang ingin berpartisipasi dalam prosesi arak-arakan api dan air ke Candi Mendut. Biasanya, pendaftaran akan dilakukan seminggu sebelum Hari Raya Waisak tiba.

 

 

"Siapa saja yang mau ikut boleh mengarak. Siapa yang berhak ikut, semua yang mau boleh. Tidak ada yang larang," kata Suhu Benny.

 

Kendati demikian dalam arak-arakan tersebut, biasanya para bikhu dan pemuka agama akan berjalan terlebih dahulu dalam rombongan arak-arakan api dan air.

 

Pembacaan doa dan pelepasan lampion

Suhu Benny mengungkapkan bahwa saat pengambilan air dan api untuk dibawa ke Candi Borobudur, mereka yang bertugas mengambilnya akan membacakan doa terlebih dahulu.

Halaman selanjutnya

 

...

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved