Simak Detik-Detik Hari Raya Waisak, Ada Arak-Arakan Air dan Api, Diarak Menuju Candi Borobudur

Simak, Detik-Detik Hari Raya Waisak, Ada Arak-Arakan Air dan Api, di arak ke candi borobudur

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rahimin
Istimewa/Candi Muarojambi/Instagram:@pesonajambi
Ada Candi Muarojambi, Ini 6 Candi Muarojambi Pernah Jadi Tempat Peringatan Waisak di Indonesia 

 

 

"Diambil apinya, doa-doa dulu biar selamat. Ambil air, doa-doa dulu," sambung dia.

 

Selama perjalanan arak-arakan, pembacaan doa-doa pun kerap dilakukan para umat Buddha yang terlibat.

 

Air dan api yang telah diambil biasanya masuk ke Candi Mendut sehari sebelum Hari Raya Waisak tiba. Jika saat ini tidak ada pandemi Covid-19, maka air dan api sudah akan ada di candi tersebut pada Selasa (25/5/2021).

 

 

"Sudah ada kebaktian demi kebaktian di Candi Mendut," kata Suhu Benny.

 

Setibanya di Candi Borobudur, para umat Buddha yang sudah ada akan melanjutkan doa. Benny mengatakan, biasanya mereka sudah tiba di sana tiga hari sebelum Waisak.

 

Bagi sebagian orang, mereka mungkin mengira bahwa umat Buddha beribadah di bangunan candi saat Waisak. Namun, mereka berdoa di pelataran Candi Borobudur.

 

Selanjutnya, akan ada pemukulan gong sebanyak tiga kali. Usai pemukulan gong, para umat Buddha akan berdiam selama lima menit.

 

 

"Habis itu khotbah ritual. (Lalu) masing-masing sembahyang, berdoa kelompok-kelompoknya. Masing-masing kelompok ada figur yang diagungkan. Dia mimpin sembahyang," ujar Suhu Benny.

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved