Tribunners Yang Ingin Berpergian, Hanya Citilink Punya Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha

Tepat di Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7/2021)ini, Bandara Sultan Thaha Jambi tetap memiliki jadwal penerbangan dengan tujuan Jakarta.

Editor: Rahimin
Istimewa/bus trans siginjai di bandara jambi
Bandara Sultan Thaha Jambi. Tribunners Yang Ingin Berpergian, Hanya Citilink Punya Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha 

Tribunners Yang Ingin Berpergian, Hanya Citilink Memiliki Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi

TRIBUNJAMBITRAVEL.COM, JAMBI – Untuk tribunners yang ingin berpergian tepat di Hari Raya Idul Adha ini, tujuan Jambi-Jakarta ataupun Jakarta-Jambi harus tahu pesawat apa saja yang memiliki jadwal penerbangan.

Tepat di Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7/2021)ini, Bandara Sultan Thaha Jambi tetap memiliki jadwal penerbangan dengan tujuan Jakarta.

Citilink satu-satunya maskapai yang memiliki jadwal penerbangan di hari raya umat islam kali ini.

Menurut EGM Bandara Sultan Thaha, PT Angkasa Pura II (Persero) Agoes Soepriyanto, Citilink terdaftar memiliki dua jadwal penerbangan yaitu pagi dan siang hari.

Citilink dengan nomor penerbangan QG 966 tujuan Jakarta-Jambi, terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 07.45 WIB dan QG 967 dengan tujuan Jambi–Jakarta terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 09.35 WIB.

Untuk penerbangan siang hari, Citilink dengan nomor penerbangan QG 964 tujuan Jakarta – Jambi terjadwal terbang pada pukul 11.00 WIB dan Tujuan Jambi-Jakarta dengan nomor penerbangan QG 965 terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 12.45 WIB.

EGM Bandara Sultan Thaha, PT Angkasa Pura II (Persero) Agoes Soepriyanto mengatakan, jadwal penerbangan bisa saja mengalami perubahan tergantung situasi dan kondisi.

“Mudah-mudahan besok tidak ada perubahan,” ujarnya, Selasa (20/7/2021).

Tribunner yang ingin melakukan perjalanan udara harus memperhatikan aturan baru yang tertuang dalam Surat Edaran No 15 Tahun 2021.

Surat edaran ini mengatur kegiatan bepergian keluar daerah. dimana untuk sementara dibatasi hanya untuk pekerja sektor esensial dan kritikal serta perorangan dengan keperluan mendesak.

Seperti pasien sakit keras, ibu hamil dengan jumlah pendamping maksimal satu orang, kepentingan bersalin dengan jumlah pendamping maksimal dua orang, dan pengantar jenazah non COVID-19 dengan jumlah maksimal lima orang.

Pelaku perjalanan yang dikecualikan ini wajib menunjukkan STRP atau Surat Tanda Registrasi Pekerja yang dapat diakses pekerja dari pimpinan di instansi pekerjaan dan untuk masyarakat dari pemerintah daerah setempat.

Untuk perjalanan antardaerah, ketentuan dokumen hasil negatif COVID-19 masih sama yaitu wajib PCR maksimal 2x24 jam untuk moda transportasi udara dan PCR/Rapid Antigen maksimal 2 x 24 jam untuk moda transportasi lainnya kecuali di wilayah Aglomerasi.

Selain itu ketentuan dokumen tambahan khusus perjalanan dari dan untuk ke Pulau Jawa Bali wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama pun masih berlaku kecuali untuk kendaran logistik dan pelaku perjalanan dengan kategori mendesak.

Sementara itu anak atau orang dengan usia di bawah 18 tahun diminta untuk tidak melakukan perjalanan lebih dahulu. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Kabar Baik Buat Traveller, Bandara Sultan Thaha Jambi Siap Layani Rute Internasional Lho

Baca juga: Jika Tribunners Berkunjung ke Kerinci Madu Rumahan Warga Pulau Tengah Ini Bisa Dijadikan Oleh-oleh

Baca juga: Boba Prince, Tempat Rujukan Ibu-ibu Sosialita di Kota Jambi Berkumpul Untuk Arisan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved